Musrenbang Kecamatan Rimba Melintang
RIAU1.COM - Pemerintah Kecamatan Rimba Melintang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan berbasis potensi daerah.
Kegiatan ini menegaskan komitmen menjadikan Rimba Melintang sebagai kawasan lumbung padi dan percontohan pertanian di Kabupaten Rokan Hilir.
Camat Rimba Melintang, H. Firman, menyampaikan bahwa terdapat 7 kepenghuluan di wilayahnya yang menjadi sentra produksi padi dengan luas sawah mencapai 1.554 hektare.
Potensi tersebut menjadi landasan utama dalam merumuskan usulan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga penguatan sektor pertanian.
“Musrenbang ini kita manfaatkan untuk menyusun tiga usulan prioritas di setiap kepenghuluan, dengan arah pembangunan jangka panjang Rimba Melintang sebagai kota padi,” ujar Camat.
Ia juga menambahkan, salah satu prioritas pembangunan di sekitar Kantor Camat Rimba Melintang adalah pembangunan pagar kantor, mengingat letaknya berada di jalan lintas yang membutuhkan aspek keamanan dan penataan lingkungan.
Asisten III Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Rokan Hilir, Nurmansyah menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah aspirasi masyarakat yang harus direncanakan secara matang dan berbasis data. Seluruh usulan pembangunan, lanjutnya, kini terintegrasi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI.
“Usulan yang masuk harus dilengkapi data yang komprehensif. Selain kegiatan fisik, kami mendorong agar usulan nonfisik juga menjadi perhatian, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap usulan pembangunan fisik dilengkapi dokumen pendukung, khususnya terkait kejelasan lahan, guna menghindari kendala dalam pelaksanaan pembangunan.
Pada kesempatan tersebut, Asisten III secara resmi membuka Musrenbang Kecamatan Rimba Melintang.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir Dapil II, Doni Simanjuntak, berharap Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu menghasilkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menyoroti pentingnya upaya penurunan stunting, pencegahan malaria, serta penguatan regulasi di tingkat desa.
“Perlu didorong adanya Peraturan Desa tentang pencurian sawit, agar generasi muda tidak terjerumus pada tindakan kriminal dan penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Musrenbang ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Raja Hot, perwakilan Polsek Rimba Melintang Rantau Sinaga, bapak Dandim, perwakilan seluruh OPD terkait, serta para penghulu se-Kecamatan Rimba Melintang.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kecamatan Rimba Melintang berharap perencanaan pembangunan ke depan semakin terarah, terintegrasi, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta potensi unggulan daerah.*