Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Kepala Dispusip M Amin. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Wali Kota Agung Nugroho secara resmi membuka Festival Literasi Kota Pekanbaru yang mengusung tema "Pekanbaru Bestari (Berbudaya, Sejahtera, Aman, Ramah, dan Inovatif)". Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru.
Wali Kota Agung menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dispusip Muhammad Amin beserta seluruh jajaran yang telah menggagas dan menyelenggarakan Festival Literasi. Literasi memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis. Tetapi, literasi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, serta menemukan solusi di tengah perkembangan teknologi digital.
"Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemauan untuk mencari informasi, memahami informasi dengan benar, berpikir kritis, berkomunikasi, dan mencari solusi di era digital," kata Agung.
Ia menilai kebiasaan membaca harus ditanamkan sejak dini. Agar, anak-anak Pekanbaru tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan siap menghadapi tantangan masa depan.
"Untuk mewujudkan generasi Pekanbaru yang hebat dan memiliki masa depan cerah, mereka harus dibiasakan membaca sejak usia dini. Kebiasaan membaca adalah investasi terbaik bagi masa depan mereka," ujar Agung.
Sementara itu, Kepala Dispusip Pekanbaru Muhammad Amin mengatakan, penguatan budaya literasi dan pelestarian nilai-nilai lokal merupakan strategi penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mendorong transformasi sosial yang inovatif. Festival Literasi menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pegiat literasi, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif, baik secara digital maupun fisik.
Kegiatan tersebut didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Dukungan tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berdampak nyata terhadap peningkatan indeks literasi masyarakat secara berkelanjutan.