Prakiraan Cuaca Wilayah Riau 3 Juli 2026

3 Juli 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Jumat (3/7/2026) didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah sejak siang hingga malam hari.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah.

"Pada pagi hari cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hingga malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Kampar pada sore hingga malam hari," ujarnya.

BMKG memprakirakan hujan pada siang hari berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Siak. Sementara pada sore hingga malam hari, hujan diprediksi meluas ke sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Indragiri Hulu.

Pada dini hari, kondisi cuaca diprakirakan didominasi udara kabur hingga berawan. Suhu udara di Riau berkisar antara 22 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembapan udara 50 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga timur laut dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran.

"Meski demikian, masyarakat yang beraktivitas di laut tetap diimbau untuk memantau perkembangan cuaca sebelum berlayar," imbaunya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan titik panas (hotspot) hingga pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 121 hotspot di Pulau Sumatera. Sebaran hotspot meliputi Aceh 15 titik, Jambi tujuh titik, Kepulauan Bangka Belitung 34 titik, Bengkulu tujuh titik, Sumatera Selatan 36 titik, Sumatera Barat empat titik, Sumatera Utara dua titik, dan Lampung 16 titik.

"Kabar baiknya, berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, Provinsi Riau tidak terdeteksi memiliki titik panas atau nihil hotspot. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau tidak melakukan pembakaran lahan agar kondisi ini dapat terus dipertahankan," kata Elisa.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang melakukan perjalanan, mengingat potensi hujan disertai petir dan angin kencang masih dapat terjadi di beberapa wilayah Riau.*