Usulan Warga Dijamin Tak Mengendap, Pemko Pekanbaru Segera Benahi Infrastruktur Payung Sekaki
Warga Kecamatan Payung Sekaki menyampaikan usulan-usulan yang ingin dibangun. Usulan ini disampaikan langsung ke Wali Kota Agung Nugroho dalam Musrenbang, Kamis (13/2/2026). Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Sebagian besar usulan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Payung Sekaki berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, seperti pelapisan ulang jalan (overlay), perbaikan jalan lingkungan, serta pembenahan drainase. Seluruh aspirasi yang disampaikan warga telah didengarkan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kemarin.
"Sejumlah usulan langsung ditindaklanjuti dengan instruksi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk segera melakukan eksekusi di lapangan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera dilaksanakan. Karena, usulan tersebut juga telah dimasukkan dalam Musrenbang tingkat kelurahan,” kata Camat Payung Sekaki Yurika Heriandani, Jumat (13/2/2026).
Secara umum, kondisi jalan di Kecamatan Payung Sekaki telah mengalami perbaikan yang signifikan. Sekitar 90 persen ruas jalan dinilai sudah dalam kondisi baik.
"Tapi, masih terdapat beberapa titik yang memerlukan pelapisan ulang. Selain infrastruktur jalan, usulan masyarakat juga mencakup pembangunan fasilitas kesehatan, khususnya pos pelayanan terpadu (posyandu)," ungkap Yuri.
Pembangunan posyandu akan diprioritaskan pada lokasi yang lahannya telah dihibahkan dan jelas peruntukannya untuk kepentingan masyarakat. Diharapkan, permasalahan terkait status lahan untuk posyandu tidak ada lagi.
"Posyandu yang diusulkan adalah yang tanah atau bangunannya memang diperuntukkan dan dihibahkan untuk masyarakat,” ucap Yuri.
Usulan lainnya turut mencakup pembangunan pos keamanan lingkungan (siskamling) serta pembenahan drainase di sejumlah wilayah rawan banjir, termasuk sepanjang Jalan Darma Bakti. Drainase di kawasan tersebut pada prinsipnya telah terbangun. Namun perbaikan jalan masih dilakukan secara bertahap.
"Sementara itu, pemko melalui OPD terkait memprioritaskan penyelesaian sistem drainase terlebih dahulu sebelum pengaspalan Jalan Darma Bakti yang rusak," ungkap Yuri.
Saat ini, ruas Jalan Darma Bakti yang mengalami kerusakan masih dalam tahap pengerasan menggunakan material. Pengerasa fondasi jalan ini sebagai bagian dari proses penanganan infrastruktur secara berkelanjutan.