Pelantikan Pengurus Besar Keluarga Alumni Pondok Pesantren Darel Hikmah (PB KAPDH) di Aula Bapelkes, Sabtu (9/5/2026). Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Musyawarah Nasional (Munas) VIII yang digelar di Hotel Mona Plaza pada 25 Desember 2025 menjadi awal kepemimpinan baru di tubuh Pengurus Besar Keluarga Alumni Pondok Pesantren Darel Hikmah (PB KAPDH). Dalam forum tersebut, Ridwan Sudiarto resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB KAPDH untuk masa bakti 2025-2028.
Ridwan usai proses pelantikan di Aula Bapelkes Riau, Pekanbaru, Sabtu (9/5/2026), menjelaskan, masa kepengurusan organisasi berlangsung selama tiga tahun dan akan berakhir pada 25 Desember 2028. Setelah terpilih, pihaknya langsung menyusun struktur kepengurusan yang membutuhkan waktu sekitar satu bulan hingga akhirnya terbentuk secara lengkap.
“Pelantikan sebenarnya direncanakan setelah Lebaran, namun terkendala waktu dan tempat. Sehingga, baru dapat terlaksana sekarang,” ujarnya.
Kepengurusan yang baru telah berjalan sekitar lima bulan sejak proses pemilihan dilakukan. Selama periode tersebut, PB KAPDH mulai menyusun sejumlah program kerja, baik jangka pendek maupun jangka panjang, untuk memperkuat peran organisasi alumni.
Untuk program jangka pendek, PB KAPDH akan melaksanakan berbagai kegiatan rutin tahunan dan kegiatan musiman yang bersifat sosial keagamaan. Kegiatan musiman di antaranya tablik akbar pada peringatan hari-hari besar Islam serta safari Ramadan yang rutin digelar setiap tahun.
Pada bulan Ramadan, organisasi juga menggalang dana dari para donatur untuk disalurkan kepada anak-anak yatim dan para alumni yang membutuhkan bantuan. Dalam momentum Iduladha, PB KAPDH menyiapkan program tahunan bertajuk “Alumni Berkurban”. Program tersebut akan diwujudkan melalui pengumpulan hewan kurban dari para alumni untuk kemudian disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.
Di bidang olahraga, organisasi alumni itu juga berencana menggelar ajang tahunan “KAPDH Cup” sebagai sarana mempererat silaturahim antarsesama alumni. Tidak hanya fokus pada kegiatan sosial dan keagamaan, kepengurusan PB KAPDH periode 2025-2028 juga mulai menyiapkan program jangka panjang.
Salah satu program yang tengah dijajaki adalah pengembangan wakaf produktif dan pembentukan unit usaha alumni. Unit usaha tersebut nantinya diharapkan mampu mendukung kesejahteraan alumni, keluarga besar alumni, serta memperkuat kemandirian organisasi.
“Program jangka panjang ini, kami siapkan agar organisasi alumni tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial. Tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap kesejahteraan para alumni,” jelas Ridwan.