QRIS BRI Penyelamat Rumah Makan di Rumbai Pekanbaru, Jaga Pelanggan Tetap Ramai

19 Mei 2026
Rumah Makan Boom Seafood LA di Rumbai, Pekanbaru, menggunakan QRIS BRI untuk sarana pembayaran. Foto: Surya/Riau1.

Rumah Makan Boom Seafood LA di Rumbai, Pekanbaru, menggunakan QRIS BRI untuk sarana pembayaran. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Asap mengepul dari tiga wajan besar yang sedang menggoreng ayam, bebek, ikan, maupun tahu dan tempe. Malam itu, suasana rumah makan sangat sibuk. 

Tiga orang sedang menggoreng. Satu orang sedang membakar ikan dan ayam. Tiga orang lainnya membungkus nasi dan lauk pauk yang telah selesai digoreng. 

Salah satu dari tiga orang ini adalah kasir. Ia ikut menbantu membungkus dan menghitung masakan yang telah disiapkan para karyawan. 

Di dalam kios empat pintu ini, pelanggan menikmati makan malam. Meja kasir juga sibuk melayani pembeli yang membayar makanan, baik makan di tempat maupun dibungkus untuk dibawa. 

Ada pembeli yang membayar tunai, ada juga yang membayar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Beginilah kesibukan setiap jam makam malam di rumah makan Boom Seafood LA di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. 

Siswanto, pemilik Rumah Makan Boom Seafood LA, duduk di kursi kasir. Ia sibuk melayani pembeli. 

Meski begitu, pria tinggi semampai ini masih bisa menjelaskan terkait sistem pembayaran menggunakan QRIS dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Karena, ia memang nasabah BRI.

"Belum sampai setahun saya menggunakan QRIS ini. Saya yang minta ke karyawan BRI. Biar gampang pembeli membayar," katanya.

Sebelum menggunakan QRIS, pelanggan Siswanto sempat urung untuk makan. Karena, sebagian pelanggan tak punya uang tunai.

"Makanya, terpaksa aku bikin QRIS. Soalnya kalau tidak ada QRIS, pelanggan tidak jadi makan," ceritanya.

Meski begitu, Siswanto belum terlalu paham soal pembayaran QRIS ini. Baginya, uang pelanggan sudah masuk ke rekening saat dibayar lewat QRIS.

Penggunaan QRIS dari BRI sangat menguntungkan di tengah kesibukan melayani pelanggan. Orang yang datang untuk makan tak pernah pergi lagi setelah mengetahui pembayaran bisa menggunakan QRIS.

"Kekurangannya, saya harus menarik uang di rekening lewat ATM saat akan belanja kebutuhan rumah makan," ucap Siswanto.

Ia juga sempat menjelaskan nama rumah makan Boom Seafood LA. Nama Boom Seafood hanya sekadar nama yang terpikir olehnya. Karena, ia juga menjual berbagai jenis ikan yang digoreng maupun dibayar. Sedangkan kata LA merupakan kepanjangan dari Lamongan Asli.

Kesempatan berbeda, Junior Manager Retail Transaction Department Region 2 Pekanbaru Pitra Suci saat dihubungi mengatakan, jumlah QRIS yang tersebar sebanyak 171.926 di area Region 2 Pekanbaru. Jumlah ini berdasarkan data terakhir pada 30 April 2026.

"Untuk penyebaran QRIS yang paling banyak di area Pekanbaru, Batam dan Dumai," ungkapnya.

Rumah Makan Boom Seafood LA merupakan contoh usaha yang mengikuti perkembangan zaman. Pembayaran secara tunai memang harus diimbangi dengan penggunaan QRIS. Supaya, pelanggan tetap datang dan asap terus mengepul dari rumah makan ini.