Pohon Mahoni hingga Tabebuya Diselamatkan dari Pelebaran Jalan di Pekanbaru
Kepala DLHK Pekanbaru Reza Aulia Putra. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Upaya menjaga ruang hijau di tengah pembangunan infrastruktur terus dilakukan Pemko Pekanbaru. Puluhan pohon yang terdampak proyek pelebaran sejumlah ruas jalan telah dipindahkan ke lokasi lain dan sebagian di antaranya mulai tumbuh kembali.
Pemindahan pohon dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru terhadap pohon-pohon yang terdampak pelebaran jalan oleh Pemprov Provinsi Riau. Pohon tersebut dipindahkan ke sejumlah lokasi, di antaranya Kompleks Perkantoran Tenayan Raya. Sebagian lainnya ditanam di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti.
"Ada pohon mahoni, ketapang, kayu putih, palem, dan tabebuya. Sudah 25 batang pohon yang kami tanam kembali," kata Kepala DLHK Pekanbaru Reza Aulia Putra, Selasa (15/9/2026).
Pohon-pohon tersebut memiliki usia yang beragam, mulai belasan hingga puluhan tahun. Karena itu, proses pemindahan dilakukan secara hati-hati. Agar, pohon tetap dapat bertahan hidup dan tumbuh di lokasi baru.
"Sejumlah ruas jalan yang mengalami pelebaran di antaranya Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Soebrantas," urai Reza.
DLHK juga melakukan perawatan secara berkala terhadap pohon-pohon yang telah dipindahkan. Perawatan diperlukan untuk memastikan tanaman dapat beradaptasi dan tumbuh dengan baik setelah proses pemindahan.
"Sesuai arahan wali kota, Pekanbaru ini menuju Green City. Oleh karena itu, proses pemindahan dilakukan dengan hati-hati dan ada kajiannya," jelas Reza.
Setelah pekerjaan pelebaran jalan selesai, DLHK akan meminta penanaman pohon pengganti di sejumlah ruas tersebut. Pohon pengganti nanti diharapkan dapat kembali berfungsi sebagai tanaman pelindung sekaligus memperkuat ruang terbuka hijau di sepanjang jalan.
