Pemko Pekanbaru Pertimbangkan Jalur Afirmasi untuk Anak Disabilitas dan Jalanan

27 Maret 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru menerima berbagai masukan dari Forum Anak Kota Pekanbaru, khususnya terkait peningkatan akses pendidikan bagi seluruh anak. Perubahan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) menjadi berbasis domisili diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Jumat (27/3/2026), menyatakan, sistem domisili yang menggantikan pola zonasi diharapkan dapat memperluas akses pendidikan. Sistem ini diharapkan dapat mencegah terjadinya anak putus sekolah.

“Dengan sistem domisili ini, kami berharap tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan. Sehingga, angka putus sekolah dapat ditekan,” katanya.

Selain itu, Forum Anak juga memberikan perhatian khusus terhadap kelompok rentan, seperti anak penyandang disabilitas dan anak jalanan. Forum Anak mendorong adanya kebijakan afirmasi agar kelompok tersebut mendapatkan kesempatan yang lebih luas dalam mengakses pendidikan.

"Kami akan mempertimbangkan pemberian jalur afirmasi sebagai bentuk dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus," ujar Markarius.

Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Sehingga, seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.