Pekanbaru Jangkau 264 Bayi dalam 10 Hari, Tertinggi di Riau untuk Intervensi Zero Dose
Sekretaris Dinkes Pekanbaru Dedy Sambudi. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru berhasil menjangkau 264 bayi dalam 10 hari pertama pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar. Capaian tersebut menempatkan Pekanbaru di posisi pertama di Provinsi Riau untuk intervensi zero dose.
Jumlah bayi yang berhasil dijangkau itu menjadi yang tertinggi dibandingkan sebelas kabupaten dan kota lainnya di Riau. Ratusan bayi tersebut mendapatkan vaksin DPT-HB-Hib dosis pertama untuk melindungi mereka dari sejumlah penyakit menular berbahaya.
Bayi yang menjadi sasaran imunisasi berusia tiga hingga sebelas bulan. Vaksin tersebut memberikan perlindungan terhadap difteri, pertusis atau batuk rejan, tetanus, hepatitis B, serta infeksi Haemophilus influenzae tipe b.
Sekretaris Dinkes Pekanbaru Dedy Sambudi, Senin (12/10/2026), mengatakan, jumlah bayi yang dijangkau melalui intervensi zero dose dalam program Bulan Imunisasi Kejar mendekati 300 bayi. Sampai saat ini, cakupan intervensi zero dose dalam Bulan Imunisasi Kejar sudah hampir 300 bayi.
"Kami terus mempercepat upaya menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh sasaran dapat terlayani," ujarnya.
Petugas juga melakukan pendekatan langsung kepada warga melalui metode jemput bola dan penyisiran (sweeping) terhadap bayi yang belum memperoleh imunisasi. Dinkes melibatkan ketua RT maupun RW serta pendekatan tokoh di tengah masyarakat.
Guna memperluas jangkauan, Dinkes juga telah membentuk satuan tugas (satgas) imunisasi dan memperkuat koordinasi lintas sektor di tingkat kecamatan. Puskesmas turut dilibatkan dalam pendataan ulang serta penelusuran anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.
Koordinasi percepatan jangkauan imunisasi juga dilakukan di Kecamatan Kulim hari ini. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai pentingnya imunisasi bagi bayi.
"Seperti hari ini, kami berkoordinasi untuk melakukan percepatan jangkauan imunisasi di Kecamatan Kulim. Kami sekaligus sosialisasi dan edukasi," tutupnya.