Pasokan Minyakita Dibatasi, Pedagang Pasar di Pekanbaru Keluhkan Persediaan

4 April 2026
Minyakita. Foto: Surya/Riau1.

Minyakita. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Sejumlah pedagang di pasar tradisional Kota Pekanbaru mengeluhkan terbatasnya pasokan Minyakita dalam sepekan terakhir. Mereka mengaku belum menerima kiriman minyak goreng bersubsidi tersebut, sehingga berdampak pada kenaikan harga di tingkat pedagang.

Akibat kondisi itu, sebagian pedagang terpaksa menjual Minyakita dengan harga Rp17.000 per liter. Angka tersebut melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Tertib Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Pekanbaru Khairunnas, Sabtu (4/4/2026), mengatakan, pasokan Minyakita sebenarnya tidak mengalami kelangkaan. Namun, distribusinya mengalami pembatasan saat ini.

“Kami tegaskan pasokan tidak kosong. Hanya saja ada pembatasan seiring rencana penghematan energi saat ini,” ujarnya.

Distribusi Minyakita tetap berjalan, meskipun jumlahnya tidak sebanyak biasanya. Sebagai contoh, pedagang yang sebelumnya menerima pasokan hingga 100 kotak, kini hanya memperoleh sekitar 50 kotak.

“Jadi untuk saat ini bukan langka, melainkan pembatasan distribusi kepada pedagang,” jelas Khairunnas.

Disperindag juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan. DIstribusi Minyakita akan dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Kami mengimbau warga agar tetap tenang. Distribusi Minyakita terus kami lakukan secara bertahap,” tutupnya.