Peserta BPJS Capai 3,2 Juta, Kebutuhan Layanan Kesehatan di Pekanbaru Meningkat

4 April 2026
Asisten I Setdako Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.

Asisten I Setdako Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru menyoroti tingginya kebutuhan layanan kesehatan di tengah meningkatnya jumlah peserta jaminan kesehatan. Kondisi ini dinilai menjadi peluang besar bagi lembaga pendidikan untuk mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Masykur Tarmizi saat menghadiri acara Halal Bihalal sekaligus Soft Opening Kampus Baru STIKes Tengku Maharatu di Jalan Surabaya, Jumat (3/4/2026), mengungkapkan  berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sepanjang tahun 2025, jumlah peserta pada seluruh segmen mencapai 3.239.948 orang di Kota Pekanbaru. Hal ini menandakan kebutuhan layanan kesehatan juga terus meningkat.

Tingginya angka tersebut berbanding lurus dengan kebutuhan tenaga kesehatan. Apalagi, jumlah rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan juga terus bertambah.

“Ini menjadi peluang bagi STIKes Tengku Maharatu untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang berkualitas,” jelasnya.

Masykur menyampaikan dukungan Pemko Pekanbaru terhadap rencana pengembangan STIKes Tengku Maharatu yang tengah berproses menjadi universitas. Apabila proses tersebut rampung, institusi pendidikan tersebut akan semakin berkembang, baik dari sisi jumlah program studi maupun fakultas yang ditawarkan.

“Kami menyambut baik rencana ini. Semoga prosesnya segera selesai dan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi dunia pendidikan dan kesehatan,” tutupnya.