Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru berkomitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program strategis. Salah satu program strategis itu adalah Gerakan Zero Anak Stunting.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (31/3/2026, mengatakan, program tersebut difokuskan pada upaya pencegahan dan penanganan stunting secara menyeluruh. Pemko Pekanbaru menargetkan tidak ada lagi anak yang mengalami gizi buruk di wilayahnya.
"Untuk mencapai hal tersebut, kami secara aktif melakukan pendataan dan penelusuran terhadap anak-anak yang berisiko stunting. Dalam pelaksanaannya, kader posyandu dilibatkan sebagai garda terdepan untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat lingkungan," ujarnya.
Anak-anak yang teridentifikasi berisiko langsung mendapatkan intervensi berupa bantuan makanan tambahan yang diantarkan ke rumah masing-masing. Ketepatan sasaran dalam pemberian bantuan menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
“Intervensi yang tepat dan cepat sangat menentukan dalam upaya menekan angka stunting,” ucap Agung.
Guna meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, Pemko Pekanbaru juga memperpanjang jam operasional puskesmas hingga pukul 21.00 WIB. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di luar jam kerja.