PM Malaysia Anwar Ibrahim
RIAU1.COM - Satu keluarga 'terkemuka' diduga berada di balik rencana penggulingan pemerintah Malaysia. Hal itu dikonfirmasi Inspektur Jenderal Polisi Datuk Seri Mohd Khalid Ismail pada Jumat (27/2/2026).
Ia mengatakan, polisi sedang menyelidiki laporan yang diajukan tentang rencana penggulingan pemerintah. Keluarga tersebut, yang saat ini terlibat dalam gugatan hukum, diduga telah melibatkan sebuah perusahaan konsultan media yang berbasis di Inggris untuk melancarkan kampanye fitnah terhadap pemerintah dan Perdana Menteri.
“Penyelidikan sedang dilakukan oleh Unit Investigasi Kriminal Rahasia, Divisi Penuntut/Hukum (D5), Departemen Investigasi Kriminal, Bukit Aman, berdasarkan Pasal 124B KUHP, yaitu: dengan cara apa pun, secara langsung atau tidak langsung, melakukan kegiatan yang merugikan demokrasi parlementer,” katanya dilansir Republika.co.id dari Malaymail.
Salinan laporan polisi, yang telah menyebar di media sosial, menunjukkan bahwa laporan tersebut diajukan di kantor polisi Brickfields, Kuala Lumpur, pada pukul 10.30, Kamis (26/2/2026). The Star sedang dalam proses mengkonfirmasi laporan tersebut dengan polisi Brickfields.*