Kampanye dan penggerakan masyarakat untuk hidup sehat di Kota Dumai
RIAU1.COM - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Dumai, Leni Ramaini, membuka kegiatan kampanye dan penggerakan masyarakat untuk hidup sehat di Pustu ILP Laksamana, Jalan Nuri, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang ditaja oleh Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Dumai ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, agenda ini turut menghadirkan narasumber dokter spesialis, yakni dr. Eva Roswati, M.Ked(PD), Sp.PD dan dr. Rendra Saputra, Sp.OG untuk memberikan paparan mendalam mengenai penyakit dalam dan kesehatan kandungan.
Leni Ramaini menyoroti pergeseran tren penyakit di masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa saat ini penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan kanker telah mendominasi dan sering kali muncul tanpa gejala awal yang nyata atau dikenal sebagai silent killer.
"Penyakit-penyakit ini sangat erat kaitannya dengan gaya hidup. Pada pertemuan kali ini, ada tiga jenis penyakit tidak menular yang akan dilakukan skrining awal. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah kanker serviks (Ca Serviks)," ujar Leni Ramaini.
Sambung dia memaparkan fakta mengkhawatirkan bahwa kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi pada wanita, dengan estimasi 57-58 wanita meninggal dunia setiap harinya, atau setara dengan satu wanita setiap 1-2 jam.
"Faktor utama tingginya angka kematian ini adalah rendahnya cakupan skrining dan deteksi dini, sehingga banyak pasien baru berobat saat sudah stadium lanjut. Padahal, Ca Serviks dapat dicegah sedini mungkin dengan skrining rutin dan imunisasi HPV," tegasnya.
Istri Wali Kota Dumai ini juga menaruh harapan besar agar peserta yang hadir tidak hanya menyerap informasi untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.
"Kami menghimbau agar gerakan ini tidak berhenti di sini. Kami pun berharap Bapak dan Ibu yang hadir dapat menjadi agen informasi bagi keluarga, teman, sahabat, serta lingkungan sekitar mengenai pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular," papar dia.*