Calon Jemaah Haji Asal Rohil
RIAU1.COM - Sebanyak 137 Jemaah Haji asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) BTH 06 resmi menginjakkan kaki di Madinah, Arab Saudi.
Rombongan mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz pada pukul 16.15 waktu setempat.
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kakanmenhaj) Rohil, H. M. Syafri Johan, mengonfirmasi bahwa jumlah jemaah yang tiba mengalami sedikit perubahan dari rencana semula.
"Seharusnya ada 140 jemaah yang berangkat dalam Kloter 6 ini. Namun, saat ini tercatat 137 jemaah yang sudah tiba di Madinah," ujar M. Syafri Johan dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Terkait selisih jumlah tersebut, Syafri menjelaskan bahwa terdapat tiga orang jemaah yang terpaksa menunda keberangkatan dari Embarkasi Batam. Rinciannya, dua jemaah sedang menjalani perawatan medis intensif di RS Awal Bros Batam karena kondisi kesehatan yang menurun.
Sementara itu, satu jemaah lainnya yang merupakan pendamping, memilih menunda keberangkatan demi mendampingi sang istri yang tengah sakit.
"Satu jemaah pendamping memutuskan tetap di Batam karena setya ingin berangkat bersama istrinya setelah kondisi membaik. Ini merupakan bentuk dukungan moral antarkeluarga," tambahnya.
Meski tertunda, Syafri mengharapkan ketiganya segera mendapat istitha'ah kesehatan, sehingga bisa diberangkatkan ke Tanah Suci pada keloter berikutnya.
Saat ini, 137 jemaah Rohil yang sudah tiba tengah menyelesaikan proses administrasi imigrasi dan langsung diarahkan menuju pemondokan. Mereka akan beristirahat sejenak sebelum memulai rangkaian ibadah Arbain (shalat fardu 40 waktu tanpa putus) di Masjid Nabawi.
M. Nurhidayat, Ketua Kelompok jemaah haji Rohil, mengungkapkan rasa syukurnya melalui pesan singkat. Ia mengabarkan bahwa kondisi rombongan secara umum dalam keadaan sehat dan bersemangat.
"Alhamdulillah kami sudah tiba di Madinah. Terima kasih kepada Allah SWT, Pemerintah Kabupaten Rohil, Kemenhaj, dan seluruh panitia yang telah memfasilitasi serta mendoakan keselamatan kami," terang Dayat.*