Sampah Menumpuk di Akses BRPS, Pemko Pekanbaru Turunkan Satpol PP

7 April 2026
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru menunjukkan perbaikan signifikan sejak awal tahun 2025. Kondisi yang sebelumnya kerap diwarnai penumpukan sampah pada awal tahun, kini disebut tidak lagi terjadi secara masif.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, Selasa (7/4/2025), menyatakan, Pekanbaru sering menghadapi kondisi darurat sampah, terutama pada Januari hingga Maret, pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, sejak kepemimpinan Agung Nugroho dan Markarius baru berjalan, pengelolaan sampah dinilai lebih terkendali.

“Dari Januari hingga saat ini, pengelolaan sampah sudah jauh lebih baik. Tidak ada lagi penumpukan besar seperti sebelumnya. Meskipun masih ditemukan beberapa titik yang belum tertib,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada oknum warga yang membuang sampah sembarangan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di kawasan menuju Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS). Sampah dilaporkan kembali menumpuk setiap pagi.

“Informasi yang kami terima, sudah ada dua truk sampah terkumpul di lokasi tersebut. Jika dibiarkan, jumlahnya bisa terus bertambah,” ungkap Markarius.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemko Pekanbaru langsung mengambil langkah tegas dengan mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan razia di lokasi tersebut. Langkah ini dilakukan guna mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan.

Diharapakan, upaya penertiban ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh warga.

“Kami berharap tidak ada lagi warga yang membuang sampah di lokasi tersebut. Disiplin bersama menjadi kunci agar kota tetap bersih,” tutupnya.