Pekanbaru Jadi Daerah Pertama Gelar Ngibar Sensus Ekonomi, Wali Kota Ajak ASN Jadi Teladan
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru kembali menghadirkan inovasi dalam mendukung program strategis nasional. Untuk pertama kalinya di Indonesia, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menginisiasi pelaksanaan Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi yang secara khusus melibatkan seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Program yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekanbaru tersebut menjadi langkah nyata dalam mempercepat pendataan Sensus Ekonomi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat agar berpartisipasi aktif menyukseskan agenda nasional tersebut.
"Sensus Ekonomi merupakan program nasional yang dilaksanakan BPS untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Sabtu (18/7/2026).
ASN harus menjadi garda terdepan dalam mendukung setiap program pemerintah, termasuk pelaksanaan Sensus Ekonomi. Melalui kegiatan Ngibar ini, ia mengajak seluruh pejabat dan ASN Pemko Pekanbaru untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi.
"Data yang akurat akan menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Agung.
Pelaksanaan Ngibar yang melibatkan pejabat dan ASN merupakan inovasi yang belum pernah dilakukan oleh pemerintah daerah lain. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengumpulan data sekaligus meningkatkan kualitas hasil sensus.
Sementara itu, Kepala BPS Pekanbaru Guswandi mengatakan, pihaknya mengapresiasi komitmen Pemko Pekanbaru yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi. Sinergi antara pemerintah daerah dan BPS menjadi faktor penting dalam menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Melalui kegiatan Ngibar, para pejabat dan ASN mendapatkan pendampingan secara langsung dalam mengisi kuesioner Sensus Ekonomi. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih lengkap, akurat, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya," ujarnya.
Pemko Pekanbaru berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya, pelaku usaha, maupun masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi. Data yang berkualitas akan memudahkan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.