Koperasi Konsumen Syariah Kemenag Pekanbaru Gelar RAT, Sediakan Hadiah Umrah

28 Maret 2026
Ketua Koperasi Konsumen Syariah Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Rosnani. Foto: Surya/Riau1.

Ketua Koperasi Konsumen Syariah Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Rosnani. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Rapat Anggota Tahunan (RAT) dilaksanakan secara rutin satu kali dalam setahun, yakni setiap bulan Maret. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi koperasi untuk menyampaikan laporan kinerja sekaligus memberikan apresiasi kepada anggota.

Ketua Koperasi Konsumen Syariah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru Rosnani, beberapa waktu lalu, menyampaikan, koperasi menyediakan berbagai bentuk penghargaan, di antaranya hadiah umrah bagi tiga orang anggota dalam pelaksanaan RAT tahun ini. Selain itu, terdapat pula hadiah uang tunai sebesar Rp200 ribu yang diberikan kepada 20 anggota.

“Untuk hadiah umrah, masing-masing penerima mendapatkan bantuan uang muka sebesar Rp4 juta,” katanya.

Saat ini, jumlah anggota koperasi mencapai 425 orang yang terdiri atas guru, karyawan Kemenag, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta anggota umum dan anggota luar biasa. Anggota luar biasa merupakan pihak di luar instansi utama yang turut bergabung sebagai anggota koperasi.

"Ke depan, koperasi berencana untuk memperkuat dan mengembangkan unit usaha. Selama ini, koperasi telah menjalankan usaha jual beli tanah dan berencana melanjutkan serta memperluas usaha ke sektor jual beli kendaraan," ujar Rosnani.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemko Pekanbaru yang dinilai memberikan motivasi bagi pengembangan koperasi. Hal tersebut terbukti dengan capaian prestasi koperasi yang berhasil meraih juara pertama dalam penilaian koperasi tingkat Kota Pekanbaru pada tahun 2024.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepercayaan anggota terhadap koperasi. Saat ini, total modal koperasi telah mencapai lebih dari Rp5 miliar yang berasal dari penyertaan anggota sebagai pemodal.

“Dengan kepercayaan tersebut, koperasi tidak lagi bergantung pada pinjaman dari perbankan,” jelas Rosnani.