Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang layak. Sebagai upaya mewujudkan target zero anak putus sekolah, Pemko Pekanbaru menggandeng 23 sekolah menengah pertama (SMP) swasta untuk memberikan pendidikan gratis kepada peserta didik.
"Melalui kerja sama tersebut, siswa yang diterima di sekolah mitra tidak dikenakan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama tiga tahun. Kebijakan ini saya harapkan dapat memperluas daya tampung sekolah sekaligus meringankan beban biaya pendidikan masyarakat," kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Minggu (5/7/2026).
Sebanyak 23 SMP swasta yang bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru meliputi SMP Telekomunikasi, SMP Taruna Satria, SMP IT Badrul Islam, SMP Plus Terpadu, SMP IT Al-Muhajirin, SMP Tri Bhakti, SMP Pekerti Mulya, SMP Islam YLPI, SMP Masmur, SMP Tunas Karya, SMP Nurul Falah, SMP Yabri Terpadu, SMP Widya Graha, SMP PGRI, SMP Dwi Sejahtera, SMP IT Masmur 2 School, SMP Nurul Falah Kuli, SMP Muhammadiyah 5, SMP Islam Nurul Hidayah, SMP Plus At Thoiba, SMP Bukit Raya, SMP IT Darul Fiy Azkya, dan SMP IT Aziziyyah.
Program tersebut merupakan bagian dari langkah Pemko Pekanbaru untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri maupun kendala ekonomi. Selain memperluas akses pendidikan, kebijakan pembebasan biaya SPP di sekolah mitra diharapkan mampu mendorong pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak di Kota Pekanbaru.