Dishub Pekanbaru Susun Tata Kelola Parkir Baru, Bidik Kenaikan PAD

12 Februari 2026
Plt Kepala Dishub Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.

Plt Kepala Dishub Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mulai menyiapkan pembenahan menyeluruh terhadap sistem perparkiran. Langkah ini dilakukan berbasis data hasil survei potensi parkir yang telah dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran di seluruh titik parkir Kota Pekanbaru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Pekanbaru Masykur Tarmizi di Kantor UPT Perparkiran, Rabu (11/2/2026), menjelaskan, kegiatan pendataan dan survei potensi parkir tersebut telah berakhir pada 8 Februari. Seluruh petugas UPT Perparkiran telah melakukan penghitungan dan uji potensi di setiap lokasi parkir, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Petugas sudah mengolah data survei tersebut. Kini, kami telah memiliki peta potensi parkir di setiap titik. Data ini sangat berharga dan akan menjadi dasar utama bagi kami dalam menyusun tata kelola sistem parkir yang baru,” katanya.

Pembenahan sistem parkir ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini sekaligus menciptakan pengelolaan parkir yang lebih tertib dan profesional. Selama ini, Dishub menerima banyak keluhan masyarakat terkait pengelolaan parkir yang dinilai tidak terurus.

“Keluhan masyarakat cukup banyak, mulai dari petugas parkir yang tidak memiliki tanda pengenal hingga penataan kendaraan yang semrawut. Semua itu menjadi perhatian seriu. Kami benahi ke depan,” ujar Masykur.

Dishub telah menerima sejumlah masukan dari Inspektorat Kota Pekanbaru terkait pengelolaan parkir. Masukan tersebut akan disempurnakan sebelum dilakukan pembahasan lanjutan bersama wali kota Pekanbaru serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Terkait potensi penerapan sistem parkir progresif atau parkir berlangganan, Masykur menyatakan hal tersebut memungkinkan untuk diterapkan pada tahun ini. Namun, penerapannya akan disesuaikan dengan karakteristik dan potensi masing-masing lokasi parkir.

“Potensi parkir itu berbeda-beda di setiap titik, ada yang tinggi dan ada yang rendah. Ke depan, kami akan mencari format terbaik. Parkir ini bukan semata-mata soal PAD, tetapi juga berkaitan erat dengan pengaturan lalu lintas dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.