Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Media sosial (medsos) memiliki peran penting sebagai sarana penyampaian informasi faktual kepada masyarakat, khususnya terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemanfaatan medsos tidak hanya untuk publikasi kegiatan, tetapi juga sebagai alat edukasi guna meluruskan berbagai informasi yang keliru di tengah masyarakat.
"Masih ada anggapan bahwa program MBG berdampak pada pengurangan anggaran pendidikan. Informasi tersebut tidak benar," kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya di Pekanbaru, beberapa waktu lalu.
BGN telah melakukan berbagai pertemuan dan tidak ada pembahasan terkait pengurangan anggaran pendidikan. Artinya, informasi yang beredar di masyarakat tidak tepat.
"Masih berkembangnya informasi yang tidak akurat disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat atau adanya pihak-pihak tertentu yang tidak mendapatkan informasi secara utuh. Untuk itu, saya minta seluruh pelaksana program memiliki tanggung jawab untuk aktif menyampaikan informasi yang benar kepada publik," tegas Sony.
Hal ini penting guna menangkal disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya program. Medsos harus dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.
"Dengan informasi yang jelas, program ini dapat dipahami secara utuh dan tidak mudah dipengaruhi oleh informasi yang menyesatkan,” ujar Sony.