33,4 Juta Warga Terima Bantuan Beras, Riau Kebagian 619 Ribu Penerima

17 September 2026
Mentan Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan pangan kepada warga penerima manfaat di halaman Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Kamis (17/9/2026). Foto: Surya/Riau1.

Mentan Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan pangan kepada warga penerima manfaat di halaman Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Kamis (17/9/2026). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memantau penyaluran bantuan pangan sekaligus bantuan sektor perkebunan dan pertanian di Provinsi Riau. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas petani.

"Saya datang untuk memantau bantuan perkebunan, bibit yang akan kami kirim nilainya untuk 10 ribu hektare, untuk kelapa dan lain-lain," kata Menteri Amran usai penyerahan bantuan beras kepasa warga kurang mampu di halaman Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (17/9/2026).

Selain bantuan perkebunan, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Secara nasional, bantuan tersebut diberikan kepada 33,4 juta penerima manfaat. Sementara di Provinsi Riau, terdapat sekitar 619 ribu penerima manfaat. Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat yang membutuhkan dukungan pangan

"Kami juga memberikan bantuan berupa traktor dan benih untuk lahan seluas 10 ribu hektare untuk Riau. Segera dimanfaatkan dan seluruh lahan harus sudah ditanami hingga Desember nanti," sebut ungkap Amran.

Terdapat perubahan penting dalam penyaluran bantuan pangan pemerintah pusat. Jika sebelumnya bantuan pangan dalam kondisi tertentu menggunakan beras impor dari sejumlah negara, kini beras yang disalurkan kepada masyarakat berasal dari produksi petani Indonesia.

"Dulu kalau ada bantuan pangan itu dari negara lain, berasnya diimpor dari Thailand, Vietnam, Pakistan, India. Hari ini bantuan pangan kita adalah beras produksi petani kita sendiri untuk rakyat Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan," ucap Amran.