Warga Pekanbaru Pilih Bus TMP Sejak BBM Naik

20 September 2022
Bus TMP Pekanbaru saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman. Foto: Surya/Riau1.

Bus TMP Pekanbaru saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat warga Pekanbaru mengirit pengeluaran untuk transportasi umum. Akhir-akhir ini, warga lebih memilih menumpangi Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP).

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Mulfihun, Selasa (20/9/2022), mengatakan, Pemko siap menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022. Maka, pemerintah daerah wajib untuk menyalurkan 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk bantuan sosial.

Penyaluran ini termasuk untuk pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum di daerah. Dana ini untuk mendukung subsidi pengguna jasa bus TMP.

"Sejak kenaikan BBM, ternyata membuat tingkat keterisian bus TMP juga meningkat," ungkapnya. 

Namun pos anggaran yang masih terbatas. Pemko masih belum melayani seluruh koridor yang ada. 

"Kini, bus TMP baru melayani sejumlah koridor seusai kemampuan keuangan yang ada," jelas Muflihun. 

Untuk diketahui, tarif bus TMP hanya Rp4.000 untuk satu kali rute. Tarif ini tergolong sangat rendah dibandingkan transportasi umum lainnya. Karena, tarif bus TMP sudah disubsidi oleh Pemko Pekanbaru.