Mahasiswa Perantau Terdampak Pandemi Corona Akan Dapat Bantuan Sembako dari Pemko Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru saat menyerahkan paket sembako ke pengurus panti asuhan di halaman MPP, Selasa (5/5/2020). Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru berencana memberikan bantuan kepada mahasiswa yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini mengingat para mahasiswa perantau yang ada di Pekanbaru untuk saat ini tidak boleh pulang ke kampung halamannya masing-masing.
Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Pekanbaru Mas Irba Sulaiman, Selasa (5/5/2020), mengatakan, pilihannya ada dua bagi mahasiswa perantau yang terdampak pandemi virus corona. Pilihan pertama adalah mahasiswa perantai diberikan bantuan paket sembako. Pilihan kedua, usulan dari Pemprov Riau agar mahasiswa dipulangkan ke daerah mereka masing-masing.
“Kalau untuk pemberian paket bantuan sembako, saat ini sudah ada data yang masuk ke kami dari mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) sekitar 580 orang. Saat ini, mereka sedang dilakukan verifikasi oleh tim. Bantuan tentunya tidak sebesar yang didapat mereka yang sudah berkeluarga,” sebutnya.
Pendataan tetap dilakukan berdasarkan nama dan alamat dengan menggunakan KTP dan kartu mahasiswa. Ia mengimbau kepada mahasiswa yang memerlukan bantuan agar segera mneghubungi organisasi kemahasiswaan di universitas masing-masing.
“Karena teknisnya setelah data dirangkum, nanti organisasi kemahasiswaan di universitas seperti BEM yang mengajukan kepada kami,” terangnya.
Pilihan kedua, solusi untuk mahasiswa adalah pemulangan ke orangtua masing-masing. Teknis ini merupakan usulan dari Pemprov Riau. Namun jika hal tersebut dijalankan, maka bertentangan dengan instruksi presiden.
“Untuk hal ini belum bisa kita pastikan. Karena jika mereka dipulangkan ke daerah masing-masing, maka akan dikarantina selama 14 hari dan tidak bisa juga bertemu dengan orang tua mereka saat lebaran,” tambahnya.