Berikut Sebaran Karhutla Terbaru di Indonesia

21 Agustus 2026
Proses pemadaman karhutla

Proses pemadaman karhutla

RIAU1.COM - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini tak lagi memusat di Pulau Kalimantan. Berdasarkan laporan kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode 20-21 Agustus 2026, amuk si jago merah telah menyebar luas menerjang Jawa Timur hingga Kepulauan Bangka Belitung.

Di Jawa Timur, kobaran api membakar puluhan hektare kawasan hutan di Bondowoso, Blitar, hingga Magetan. Sebanyak 20 hektare hutan di kawasan Petak 102 Aren, Kecamatan Ijen, Bondowoso ludes dilalap api.

Kondisi ini mempertegas alasan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelumnya menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan selama 180 hari hingga Oktober 2026.

Lahan seluas 3,8 hektare di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, turut terbakar di beberapa desa sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim reaksi cepat BPBD setempat.

Meski begitu, eskalasi karhutla di Pulau Kalimantan masih sangat masif. Lahan konservasi dan gambut seluas 25,29 hektare di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur diterjang api.

Di saat yang sama, karhutla hebat membakar 49,55 hektare lahan di Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan titik terparah berada di Kelurahan Pendingin yang menghanguskan 42 hektare lahan.

Merespons ancaman hidrometeorologi kering yang kian mengganas di berbagai pulau, BNPB memperkuat pengerahan Satgas Udara di enam provinsi prioritas, mencakup Sumatra dan Kalimantan.

Di Riau, petugas telah menurunkan 1 helikopter patroli, 1 helikopter Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), dan 5 helikopter water bombing.

Lalu di Jambi, disiagakan 1 helikopter patroli, 1 helikopter OMC, dan 2 helikopter water bombing. Untuk Sumatera Selatan dikerahkan 1 helikopter patroli, 1 helikopter OMC, dan 7 helikopter water bombing.

Kalimantan Barat dioperasikan 2 helikopter patroli, 1 helikopter OMC, dan 5 helikopter water bombing. Di Kalimantan Tengah, petugas menyiapkan 1 helikopter patroli, 1 helikopter OMC, dan 4 helikopter water bombing. Lalu di Kalimantan Selatan sudah diberdayakan 1 helikopter patroli, 1 helikopter OMC, dan 3 helikopter water bombing.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengimbau seluruh pemda dan masyarakat untuk tidak sekali-kali melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta memperketat sistem deteksi dini di wilayah rawan.

"Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, serta deteksi dini terhadap potensi karhutla dan memastikan ketersediaan sarana pemadaman," tegas Berton, Jumat, 21 Agustus 2026.*