Mahathir Mohamad Masuk RS Sehari setelah Istri Dimakamkan

1 Oktober 2026
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

RIAU1.COM - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan dan harus dirawat di Institut Jantung Nasional (IJN), Kuala Lumpur, pada Selasa (29/9/2026) malam tepat sehari setelah mendiang sang istri, Siti Hasmah Mohd Ali, meninggal dunia.

Putra kedua Mahathir, Mokhzani Mahathir, mengatakan sang ayah dalam kondisi stabil dan tidak mengkhawatirkan. Ia menyebut keluarga memutuskan Mahathir dirawat agar kondisi Mahathir yang telah berusia 101 tahun dapat dipantau langsung setelah begitu terpukul dengan kematian sang istrinya. 

“Beliau dirawat di IJN untuk observasi karena 2 hari terakhir cukup menegangkan bagi beliau, tetapi untuk saat ini, beliau baik-baik saja,” kata Mokhzani kepada Bernama, dikutip Beritasatu.com dari Channel News Asia, Kamis (1/10/2026).

Sekretaris Pers Mahathir, Sufi Yusoff, mengataka,  Mahathir mengalami kelelahan dan kurang beristirahat setelah kematian Hasmah. Menurutnya, pihak keluarga masih menunggu diagnosis dari dokter.

“Beliau kelelahan karena naik turun emosi, cuaca panas, dan kurang istirahat. Semua itu bukan kombinasi yang baik untuk seseorang yang berusia 101 tahun,” kata Sufi saat diwawancara New Straits Times pada Rabu (30/9/2026).

Rekam medis Mahathir menunjukkan ia memiliki riwayat masalah jantung dan pernah menjalani operasi bypass. Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga beberapa kali dirawat di rumah sakit. Perawatan terakhir dilakukan pada Januari 2026 setelah Mahathir mengalami patah tulang pinggul akibat terjatuh.

Istri Mahathir, Hasmah meninggal dunia pada usia 100 tahun pada Senin (28/9/2026) dan langsung dimakamkan secara kenegaraan di Mausoleum Nasional, Putrajaya, pada hari yang sama.*