Gawat Rupiah Terpuruk Rp 15.100 per Dolar AS, Fadli Zon Sebut Presiden Jokowi Gagal

4 September 2018
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

Riau1.com - Gawat. Rupiah terpuruk ke level Rp 15.100 per Dolar AS. Pelemahan Rupiah ini semakin mengkhawatirkan banyak pihak. 

Bahkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut Presiden Joko Widodo gagal. 

"Jika rupiah terus melemah, bisa saja ada bank yang rontok, swasta tak mampu bayar utang, default, PHK dan banyak dampak ikutan lain. Pemerintah tak kelihatan berbuat apapun, tak ada intervensi kebijakan yang jitu," kata Fadli Zon, seperti dikutip Riau1.com dari detik.com, Selasa (4/9/2018).

"Inilah kegagalannya," tegas Fadli. 

Menurut Fadli, kondisi saat ini ialah situasi terburuk bagi rupiah di era reformasi. Pemerintah, kata Fadli, gagal menghentikan depresiasi rupiah terhadap dolar AS.

"Tak terlihat langkah-langkah nyata untuk mengendalikan situasi kecuali mencari alasan justifikasi akibat Turki, Argentina dan lain-lain," ucap Fadli. 

Menurut Fadli, harusnya pemerintah sudah jauh-jauh hari mengantisipasi kejadian ini. Fadli tak ingin devisa RI tergerus karena intervensi.

Fadli lalu bicara krisis moneter. Di tahun 1997-1998, kata Fadli, krisis dimulai dengan depresiasi rupiah, dari Rp 2.250 hingga sempat tembus di atas Rp 17.000-an.

"Di zaman Pak Harto hampir saja kita menerapkan CBS Currency Board System. Dollar ditetapkan fix terhadap rupiah," cetus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu. 

Presiden Jokowi hari ini juga telah mengumpulkan beberapa pejabat negara yang berhubungan langsung dengan sektor ekonomi untuk membahas permasalahan itu.

R1/Hee