Bupati Siak Dorong Kolaborasi Cegah Balap Liar

21 September 2026
Pengukuhkan Pengurus Forum Anak Kabupaten Siak masa bakti 2026–2028

Pengukuhkan Pengurus Forum Anak Kabupaten Siak masa bakti 2026–2028

RIAU1.COM - Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan Forum Anak harus menjadi ruang bagi anak untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan kapasitas diri, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Forum Anak bukan hanya organisasi tempat berkumpulnya anak-anak, tetapi merupakan wadah partisipasi anak untuk menyampaikan aspirasi dan ikut memberikan kontribusi dalam pembangunan,” ujar Afni saat mengukuhkan Pengurus Forum Anak Kabupaten Siak masa bakti 2026–2028 bersama fasilitator Forum Anak dalam rangkaian IKPP Tualang Youth Camp 2026 di Perawang, Ahad (20/9/2026).

Menurut Afni, keberadaan Forum Anak perlu diarahkan menjadi wadah yang mampu mendorong anak untuk aktif menyampaikan gagasan, mengembangkan potensi, serta mengambil bagian dalam berbagai proses pembangunan di Kabupaten Siak.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan bagi anak. Karena itu, pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan nilai agama dan pendidikan karakter agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara positif.

Afni juga meminta perhatian terhadap berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi masa depan anak, khususnya penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam balap liar.

“Yang paling mengkhawatirkan adalah masalah narkoba. Selain itu, kita juga perlu memperhatikan anak-anak kita agar tidak terlibat dalam balap liar,” kata dia.

Afni menegaskan, perlindungan dan pemenuhan hak anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media, dan anak-anak perlu terlibat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda.

“Masalah anak ini bukan hanya soal hari ini, tetapi merupakan investasi kita untuk masa depan,” ujar dia.

Untuk memperluas ruang partisipasi anak, Pemkab Siak mendorong pembentukan Forum Anak di setiap kecamatan. Forum tersebut diharapkan aktif membangun jejaring dengan masyarakat, termasuk melalui lingkungan pendidikan dan rumah ibadah.

“Di setiap kecamatan, Forum Anak harus segera terbentuk dan berjalan. Kita libatkan semua, termasuk tokoh masyarakat setempat, masjid, gereja dan seluruh elemen masyarakat,” kata Afni.

Kepada pengurus Forum Anak yang baru dikukuhkan, Afni meminta organisasi tersebut dimanfaatkan sebagai ruang untuk belajar kepemimpinan, membangun jejaring, menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, dan menghasilkan karya.

“Jangan hanya menjadi anak yang hebat untuk diri sendiri. Jadilah anak yang hebat karena mampu memberikan manfaat bagi anak-anak lainnya. Teruslah bermimpi mencapai cita-cita, terus belajar dan terus berkarya,” ujar dia.

Pemerintah Kabupaten Siak, kata Afni, berkomitmen membangun daerah yang ramah, aman, dan layak bagi anak. Anak tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga perlu dilibatkan dalam proses pembangunan dan memiliki ruang untuk didengar, dilindungi, serta mendapatkan hak-haknya.

Sebanyak 47 pengurus Forum Anak Kabupaten Siak masa bakti 2026–2028 dikukuhkan dalam kegiatan yang berlangsung sebagai bagian dari IKPP Tualang Youth Camp 2026 tersebut.*