Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau sekitar 1,42 juta peserta didik di Provinsi Riau. Penerima manfaat tersebut meliputi berbagai jenjang, mulai dari balita, pendidikan anak usia dini (PAUD), hingga taman kanak-kanak (TK).
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, beberapa waktu lalu, mengatakan, program ini tidak hanya menyasar peserta didik. Tetapi, program MBG ini juga kelompok prioritas lain yang menjadi fokus utama, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kelompok tersebut dinilai sangat krusial dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat. Pemenuhan asupan gizi harus dimulai sejak periode 1.000 hari pertama kehidupan, yang mencakup masa sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun. Pada fase ini, kebutuhan gizi harus diperhatikan secara optimal guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Bahkan sejak masih dalam kandungan, janin sudah harus mendapatkan asupan gizi yang memadai. Oleh karena itu, ibu hamil juga menjadi penerima manfaat dalam program ini,” ujar Sony.
Pemberian makanan bergizi kepada ibu hamil pada dasarnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi janin yang sedang berkembang. Sehingga, makanan bergizi dapat mencegah berbagai risiko gangguan pertumbuhan sejak dini.
Setelah kelompok prioritas tersebut terpenuhi, kemudian program MBG diperluas kepada peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Hal ini sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.