Wawako Pekanbaru Pantau Profiling 1.255 ASN

3 Oktober 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar bersama Kepala BKPSDM Samto saat memantau proses profiling ASN. Foto: Istimewa.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar bersama Kepala BKPSDM Samto saat memantau proses profiling ASN. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memantau langsung pelaksanaan Profiling ASN (Pro ASN), Senin (28/9/2026). Pro ASN merupakan program nasional berbasis digital yang digagas Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memetakan potensi, kompetensi, dan karakteristik ASN secara objektif.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem manajemen talenta dan meritokrasi. Dengan pemetaan yang dilakukan, penempatan maupun pengembangan karier ASN diharapkan dapat disesuaikan dengan kapasitas dan potensi masing-masing.

"Langkah awal yang sangat krusial adalah memotret peta kekuatan serta potensi SDM yang kami miliki secara akurat melalui pemetaan kompetensi dan potensi ASN," kata
Markarius usai meninjau pelaksanaan Pro ASN.

Pemetaan kompetensi ASN dilakukan melalui ujian berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). Para peserta mengikuti Computer Assisted Competency Test (CACT) dalam rangkaian proses pemetaan tersebut.

"Pelaksanaan profiling ini merupakan hasil kerja sama pemko dengan BKN dan Kantor Regional XII BKN Pekanbaru," jelas Markarius.

Tahun lalu, terdapat 963 ASN yang telah menyelesaikan proses ujian. Jumlah tersebut terdiri atas 194 peserta CACT dan 769 peserta Pro ASN.

Sementara itu, sebanyak tiga ASN telah mengikuti CACT tahun ini. Pada pelaksanaan Pro ASN kali ini, sebanyak 1.255 ASN mengikuti proses profiling.

"Total ASN yang telah menyelesaikan profiling mencapai 1.422 orang," ujar Markarius.

Para ASN diingatkan agar tidak menganggap profiling sebagai ujian yang harus ditakuti. Kegiatan ini menjadi wadah bagi ASN untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memetakan potensi dan kompetensi secara objektif.

"Jangan sampai tegang. Tetapi, tunjukkan potensi terbaik, kapasitas diri, serta komitmen integritas yang Anda semua miliki," pinta Markarius.

Pemko Pekanbaru juga berharap mendapat tambahan kuota pelaksanaan CACT dan Pro ASN pada tahun ini. Tambahan kuota tersebut dinilai penting. 

Agar, proses pemetaan kompetensi dan potensi ASN dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Data hasil profiling dapat menjadi dasar bagi Pemko Pekanbaru dalam membangun talent pool ASN.

"Melalui data profiling ini, pemko akan memiliki talent pool. Sehingga, penempatan jabatan dan karier ASN dapat dilakukan secara objektif," pungkasnya.