Wali Kota Siapkan THR hingga Seragam Baru untuk 4.000 Ketua RT-RW di Pekanbaru

9 Agustus 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho saat melantik ketua RT dan RW Kecamatan Kulim, Sabtu (8/8/2026). Foto: Istimewa.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho saat melantik ketua RT dan RW Kecamatan Kulim, Sabtu (8/8/2026). Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Ketua RT dan RW memiliki posisi strategis sebagai bagian penting dalam mendukung pemerintahan hingga tingkat lingkungan masyarakat mulai kini. Keberadaan Dasa Wisma juga menjadi bagian penting dalam mendampingi dan mendukung tugas ketua RT dan RW di wilayah masing-masing.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Ketua RT, Ketua RW, serta pengurus Dasa Wisma di Gedung Serbaguna Balai Triwijaya, Sabtu (8/8/2026) malam. 

"Ibu-ibu Dasa Wisma yang baru saja dilantik tentu memiliki tanggung jawab besar sebagai pendamping ketua RT dan RW. Tugasnya bagaimana menyukseskan program ketua RT dan RW di wilayah masing-masing," katanya.

Momentum pelantikan tersebut menjadi bagian dari sejarah baru bagi Kota Pekanbaru. Saat ini, ketua RT dan RW tidak lagi dipandang sebelah mata karena memiliki peran penting dalam pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Pola kepemimpinan di Kota Pekanbaru juga terus berubah. Jika sebelumnya kepala daerah lebih banyak bekerja dari balik meja, kini memilih untuk turun langsung ke tengah-tengah masyarakat, termasuk bersama para Ketua RT dan RW.

"Kalau dulu mungkin wali kota bekerja di belakang meja, tetapi hari ini wali kota ini tidak mau seperti itu. Saya ingin berada di tengah-tengah ketua RT dan RW," ucap Agung.

Kehadirannya secara langsung dalam pelantikan RT dan RW menjadi bukti keseriusan Pemko Pekanbaru memberikan perhatian terhadap perangkat masyarakat di tingkat lingkungan. Hari ini, ketua RT dan RW sudah menjadi bagian resmi dalam lingkungan Pemko Pekanbaru. 

"Bahkan, para pejabat eselon II juga hadir untuk menyaksikan langsung momentum yang sangat sakral ini," ujar Agung.

Setelah dilantik, para ketua RT dan RW tidak perlu lagi menunggu pemko untuk mulai bekerja. Hak dan kewajiban sebagai Ketua RT dan RW langsung berjalan sejak dilantik.

"Ketua RT dan RW tidak perlu lagi menunggu Pemko Pekanbaru kapan bekerja. Mulai detik ini, hak dan kewajiban RT dan RW sudah berjalan," tegas Agung.

Selain memperkuat peran RT dan RW, ia memastikan persoalan insentif juga menjadi perhatian Pemko Pekanbaru. Kini, pembayaran insentif RT dan RW telah dijadwalkan secara pasti dan tepat waktu.

"Ketua RT dan RW tidak perlu lagi memikirkan insentif kapan dibayar. Tidak perlu lagi ada demo-demo seperti dulu. Sekarang, insentif ketua RT dan RW sudah pasti dibayarkan tepat tanggal dan waktunya," ungkap Agung.

Tak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga tengah mengkaji pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi ketua RT dan RW pada momentum Idulfitri mendatang. Sebagai bentuk penguatan hubungan dan kebersamaan, Pemko Pekanbaru dalam waktu dekat juga akan menggelar kegiatan malam keakraban atau retreat yang akan melibatkan sekitar 4.000 ketua RT dan RW se-Kota Pekanbaru.

Dalam kegiatan tersebut, Pemko Pekanbaru juga akan menyiapkan seragam baru bagi para ketua RT dan RW. Pelantikan ketua RT dan RW tidak hanya berlangsung di Kecamatan Kulim. Rangkaian pelantikan telah dilaksanakan di beberapa kecamatan.

"Selasa depan, pelantikan para letua RT dan RW akan selesai untuk lima belas kecamatan," pungkasnya.