Wali Kota Pekanbaru Gandeng PHRI Riau, Dorong Event Nasional dan Internasional
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk berkolaborasi dengan Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Riau dalam pengembangan sektor pariwisata. Kolaborasi tersebut dinilai strategis seiring semakin terbukanya akses Kota Pekanbaru yang kini terhubung dengan berbagai daerah, baik di dalam maupun luar Provinsi Riau.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II BPD PHRI Provinsi Riau di Hotel Mutiara Merdeka, Kamis (5/2/2026), menyampaikan, arus kunjungan wisatawan ke Kota Pekanbaru terus meningkat. Wisatawan tidak hanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Riau, tetapi juga dari sejumlah daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan rapat kerja ini. Momentum ini juga menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan pariwisata berbasis kegiatan atau event yang mampu meningkatkan perekonomian daerah,” katanya.
Pada tahun ini, berbagai kegiatan telah diperbolehkan kembali untuk dilaksanakan di hotel. Kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan sektor perhotelan sekaligus pendapatan asli daerah.
“Kami berupaya menghadirkan event berskala nasional maupun internasional. Para peserta tentu akan menginap di hotel, sehingga dapat meningkatkan pendapatan hotel dan berdampak langsung pada pendapatan daerah,” jelas Agung.
Sementara itu, Ketua BPD PHRI Provinsi Riau Nofrizal menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata. Terdapat banyak potensi pariwisata di Riau yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan insan perhotelan dan restoran.
“Kami mengajak seluruh pemerintah daerah serta pihak terkait untuk bersama-sama mengembangkan pariwisata di Provinsi Riau,” katanya.
Nofrizal menilai sektor perhotelan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Keberadaan hotel tidak hanya bergerak di bidang jasa, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja serta mendorong pertumbuhan sektor lain, seperti transportasi darat, laut, dan udara.
“Tingkat hunian hotel sangat berkaitan erat dengan pergerakan sektor transportasi. Ketika hotel ramai, maka aktivitas ekonomi di sektor lain juga ikut meningkat,” ungkapnya.