Resmi Jadi Universitas, PMC Siapkan Gedung dan Rencana Buka Fakultas Kedokteran
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pekanbaru Medical Center (PMC) resmi bertransformasi menjadi Universitas Pekanbaru Medical Center (PMC). Perubahan status ini dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho di Hotel Pangeran, Selasa (29/9/2026), menyambut baik hadirnya Universitas PMC. Peningkatan status institusi pendidikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru yang perlu diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Hari ini menjadi hari yang bersejarah. Karena, hari ini bertepatan dengan ulang tahun dan STIKES hari ini sudah berubah naik kelas menjadi Universitas Pekanbaru Medical Center," katanya.
Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) berada di kisaran 7,3 persen menunjukkan perkembangan ekonomi yang cukup tinggi. Kondisi tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Kami atas nama Pemko Pekanbaru menyambut baik hadirnya Universitas PMC. Mudah-mudahan ke depannya dapat melahirkan tenaga kesehatan profesional yang berakhlak dan siap mengabdi, khususnya untuk Kota Pekanbaru dan umumnya Provinsi Riau," ujarnya.
Kehadiran Universitas PMC juga menjadi kebanggaan bagi Pemko Pekanbaru. Sebab, PMC telah lama memberikan kontribusi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Universitas PMC akan memiliki gedung sendiri. Saat ini, proses perizinan pembangunan gedung tersebut masih berjalan.
"Ini lahannya akan dibangun universitas yang ke depannya juga ada jurusan kedokteran," ucap Agung.
Sementara itu, Ketua Yayasan Profesor Doktor Haji Kardimatus Suheimi, Irsya Suheimi, mengatakan perubahan status dari STIKES PMC menjadi Universitas PMC bukan sekadar seremoni. Melainkan, perubahan ini sebagai penanda dimulainya babak baru dalam perjalanan institusi pendidikan tersebut.
"Dengan lahirnya Universitas PMC hari ini bukan sekadar sebuah seremoni. Hari ini adalah penanda lahirnya sebuah amanah dan dimulainya babak baru," ujarnya.
Transformasi STIKES PMC menjadi universitas merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui visi, ketekunan, pengabdian, serta kepercayaan dari berbagai pihak.
Atas nama yayasan, ia menyampaikan apresiasi kepada Pempro Riau, Pemko Pekanbaru, LLDIKTI Wilayah XVII, para mitra, pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh keluarga besar PMC yang telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Semakin besar sebuah institusi, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban. Karena itu, Universitas PMC tidak hanya diarahkan untuk memperluas bidang pendidikan. Tetapi, Universitas PMC juga menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.
"Universitas PMC tidak hadir semata-mata untuk memperluas bisnis pendidikan atau menghasilkan uang. Kami ingin membangun sebuah rumah ilmu, tempat ilmu pengetahuan bertumbuh, karakter dibentuk, inovasi dilahirkan, kepemimpinan ditempa, dan ilmu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pengabdian dan manfaat nyata," tutur Irsya.
Ia mengajak seluruh civitas akademika Universitas PMC menjadikan peluncuran tersebut sebagai awal perjuangan baru dengan tanggung jawab yang lebih besar, cita-cita yang lebih tinggi, dan pengabdian yang lebih luas. Pencapaian perubahan status tersebut merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Namun, warisan terbesar yang ingin dibangun bukan sekadar nama atau gedung. Melainkan, warisan yang ingin dibangun adalah sebuah institusi yang mampu terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Itulah amanah yang ingin kami titipkan melalui Universitas PMC," pungkasnya.