Pemko Pekanbaru Gelar Coffee Morning Bulanan, Evaluasi Isu Banjir hingga Kebersihan Kecamatan
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus memperkuat koordinasi dan evaluasi kinerja di tingkat kecamatan melalui program Coffee Morning bersama seluruh camat. Kegiatan yang digelar setiap bulan itu menjadi wadah untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mencari solusi secara terpadu.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Senin (20/7/2026), mengatakan, program tersebut dilaksanakan secara bergilir di setiap kantor kecamatan. Dalam pelaksanaannya, wali kota berkantor sehari penuh di kantor camat untuk menyerap berbagai aspirasi dan mengevaluasi kondisi di lapangan.
"Setiap satu bulan sekali, kami melakukan evaluasi di kecamatan yang dikemas melalui program Coffee Morning bersama seluruh camat. Kegiatannya dilaksanakan di lokasi yang berbeda-beda. Seharian kami berkantor di kantor camat untuk menampung berbagai keluhan masyarakat serta membahas isu-isu terkini di wilayah masing-masing," ujarnya.
Sejumlah persoalan menjadi fokus pembahasan dalam evaluasi tersebut, di antaranya penanganan banjir, perbaikan jalan berlubang, keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng), pelantikan ketua RT dan RW, hingga pengelolaan kebersihan lingkungan. Dalam pertemuan tersebut, pemko juga membahas pengelolaan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di sejumlah wilayah yang masih mendapat bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.
Pemko secara bertahap ingin mendorong camat. Agar, para camat lebih memahami dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan kebersihan di wilayah masing-masing.
"Kami sudah melakukan kunjungan kerja ke berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Dari hasil kunjungan tersebut, kami melihat kewenangan dan tanggung jawab terhadap kebersihan berada di tingkat kecamatan. Karena itu, kami ingin menerapkan hal yang sama di Pekanbaru," sebut Agung.
Pemko akan terus memberikan dukungan kepada para camat agar memiliki rasa tanggung jawab dan kepemilikan terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan di wilayah yang mereka pimpin. Dengan begitu, setiap camat memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.