Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Forum Internasional IMT-GT GCMC ke-9, Wali Kota Pimpin Sidang Tiga Negara

25 Juli 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Kota Pekanbaru kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Untuk pertama kalinya, ibu kota Provinsi Riau ini dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan ke-9 Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Green City Mayors Council (GCMC) yang akan berlangsung pada 4-7 Agustus 2026.

Forum bergengsi tersebut mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas pengembangan kota hijau serta pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Penunjukan Pekanbaru sebagai tuan rumah menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap kota ini.

Tidak hanya menjadi penyelenggara, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga mendapat kehormatan memimpin langsung jalannya sidang sebagai Ketua Pertemuan GCMC IMT-GT ke-9. Kepercayaan tersebut mencerminkan pengakuan terhadap peran Pekanbaru dan Indonesia dalam mendorong pembangunan kota berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Forum internasional ini akan dihadiri delegasi dari tiga negara. Sebanyak 32 pemerintah kota, kabupaten, dan dewan kota dari Indonesia serta Malaysia diundang mengikuti kegiatan tersebut. Sementara, delegasi dari Thailand akan ditetapkan oleh Sekretariat Nasional Thailand.

Sejumlah kepala daerah dari berbagai kota besar dijadwalkan hadir, di antaranya Medan, Batam, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Ipoh, Pulau Pinang, Alor Setar, Langkawi, Seremban, hingga Kuantan. Selain kepala daerah, pertemuan tersebut juga akan melibatkan sejumlah organisasi internasional, seperti United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), Institute for Global Environmental Strategies (IGES), serta ICLEI-Local Governments for Sustainability, yang selama ini menjadi mitra dalam pengembangan kota berkelanjutan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Sabtu (25/7/2026), mengatakan, penunjukan Pekanbaru sebagai tuan rumah bukan sekadar menjadi penyelenggara forum internasional. Tetapi, forum internasional ini juga momentum untuk mengangkat citra Indonesia di mata dunia.

"Kepercayaan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pekanbaru, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa daerah di Indonesia mampu menjadi tuan rumah forum internasional dengan pelayanan terbaik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta komitmen terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan," ujarnya.

Penyelenggaraan forum tersebut juga diyakini memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran para kepala daerah, organisasi internasional, dan delegasi dari berbagai negara akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. 

"Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, hingga pariwisata akan bergerak. Hal yang lebih penting lagi, ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi Pekanbaru sebagai kota yang layak menjadi tujuan investasi dan mitra kerja sama internasional," ujar Agung.

Pemko Pekanbaru akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai program unggulan, mulai dari pengembangan Green City, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, ekonomi hijau, hingga peluang investasi di berbagai sektor.
Selama berada di Pekanbaru, para delegasi akan mengikuti seminar internasional mengenai pembangunan kota hijau, mengunjungi Sekolah Hijau, Bank Sampah, proyek Green City Pekanbaru, serta menikmati kekayaan budaya Melayu melalui jamuan makan malam (gala dinner) di Rumah Singgah Tuan Kadi.

Diharapkan, forum tersebut menjadi awal lahirnya kerja sama yang lebih luas antara Pekanbaru dan berbagai kota di kawasan Asia Tenggara. Pemko Pekanbaeu ingin para delegasi pulang dengan membawa kesan bahwa Pekanbaru adalah kota yang maju, ramah, terbuka terhadap investasi, dan siap menjadi mitra berbagai kota di dunia. 

"Semoga dari forum ini lahir kerja sama konkret di bidang investasi, perdagangan, lingkungan, pendidikan, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," harap Agung.