Kolaborasi dengan UNRI dan UIN Suska, Pekanbaru Bangun Waduk Pengendali Banjir

7 April 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur dan persoalan lingkungan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Laporan warga dapat disampaikan secara langsung melalui pesan singkat agar pemerintah dapat segera menindaklanjuti permasalahan yang bersifat mendesak. 

“Jika ada jalan rusak atau persoalan lain di lingkungan, silakan disampaikan. Untuk yang dapat segera ditangani, akan langsung kami tindak lanjuti,” katanya.

Namun, seluruh usulan tidak dapat direalisasikan dalam waktu singkat. Karena, pekerjaan pengaspalan jalan yang membutuhkan anggaran besar serta proses perencanaan yang matang. 

“Untuk pengaspalan memang memerlukan waktu karena harus menunggu ketersediaan anggaran dan masuk dalam antrean prioritas pembangunan,” ujar Markarius.

Pada tahun sebelumnya, Pemko Pekanbaru telah melakukan pengaspalan jalan sepanjang 42 kilometer. Sementara pada tahun ini, pengaspalan ditargerkan sepanjang 40 kilomete dan ditambah sekitar 10 kilometer untuk kegiatan optimalisasi atau perbaikan jalan.

"Selain infrastruktur jalan, kami juga mulai memfokuskan penataan kota, terutama dalam penanganan banjir. Kami minta warga untuk melaporkan titik-titik rawan banjir agar dapat segera dicarikan solusi," ucap Markarius.

Khusus untuk kawasan Panam, Pemko Pekanbaru tengah menyiapkan langkah strategis melalui kerja sama dengan Universitas Riau (UNRI) untuk membangun sekitar 10 waduk sebagai tampungan air. Proyek ini diharapkan mampu mengurangi genangan dengan mengarahkan aliran air ke titik penampungan yang terintegrasi.

“Selama ini, aliran drainase sering terputus. Sehingga air tidak mengalir dengan baik. Dengan adanya waduk, kami harapkan sistem pembuangan air menjadi lebih terarah dan efektif,” terang Markarius.

Selain itu, kerja sama juga dijajaki dengan UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau untuk pembangunan waduk di kawasan kampus. Pemanfaatan lahan yang luas di lingkungan perguruan tinggi tersebut dinilai strategis sebagai area penampungan air.