Jelang Penilaian Adipura, DLHK Pekanbaru Fokus Benahi Sampah dan TPA Muara Fajar

6 Oktober 2026
Kepala DLHK Pekanbaru Reza Aulia Putra. Foto: Istimewa.

Kepala DLHK Pekanbaru Reza Aulia Putra. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru terus mematangkan persiapan menghadapi penilaian Adipura. Sejumlah langkah strategis disiapkan, mulai dari optimalisasi pengelolaan sampah hingga pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) 2 Muara Fajar.

"Untuk target penghargaan Adipura, kami akan selalu berusaha semaksimal mungkin. Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup diperkirakan turun ke Kota Pekanbaru untuk melakukan penilaian pada akhir tahun. Namun, kami belum mengetahui secara pasti kapan mereka akan datang," kata Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra, Selasa (6/10/2026).

Pihaknya akan berupaya maksimal. Agar, Kota Pekanbaru dapat memenuhi berbagai indikator penilaian Adipura.

"Salah satu fokus utama kami adalah meningkatkan kinerja Lembaga Pengelola Sampah (LPS). Setiap LPS kami dorong menjalankan pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari sumbernya," sebut Reza.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir. Upaya ini sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata.

Di sisi lain, DLHK juga memastikan persoalan tumpukan sampah liar dan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal menjadi perhatian serius. Keberadaan titik-titik tersebut dinilai dapat mengganggu kebersihan dan keindahan kota.

"Kami memastikan jangan sampai ada lagi tumpukan sampah liar ataupun TPS-TPS liar di Kota Pekanbaru," ujar Reza.

Selain pengelolaan sampah di tingkat sumber, penataan TPA 2 Muara Fajar juga menjadi salah satu fokus persiapan menghadapi penilaian Adipura. Pekerjaan di kawasan TPA tersebut masih terus berjalan sebagai bagian dari upaya memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru.

DLHK juga menaruh harapan pada pengoperasian fasilitas pengolahan sampah yang dikelola PT Indonesia Clean Energy (ICE) Riau. Sejumlah peralatan untuk mendukung fasilitas tersebut telah berada di lokasi TPA.

"Untuk PT ICE Riau, mudah-mudahan tahun ini sudah bergerak dan beroperasi. Peralatan untuk pekerjaannya sudah ada di TPA, kecuali generator. Pipa membran juga sudah berada di sana dan tinggal dilakukan pemasangan instalasi," ungkap Reza.

Keberadaan fasilitas pengolahan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Kota Pekanbaru sekaligus mendukung pemko dalam memenuhi sejumlah indikator penilaian Adipura.

Namun, upaya meraih penghargaan Adipura tidak hanya menjadi tanggung jawab pemko. DLHK mengajak seluruh warga turut berperan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Warga diingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan serta ikut menjaga lingkungan di wilayah masing-masing.

"Kami mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan lingkungan. Jangan sampai kota kita kembali kotor seperti saat pernah mengalami kondisi darurat sampah," ucap Reza.