Diabetes dan Hipertensi Jadi Temuan Utama di Pekanbaru

15 Agustus 2026
Sekretaris Dinkes Pekanbaru Dedy Sambudi. Foto: Surya/Riau1.

Sekretaris Dinkes Pekanbaru Dedy Sambudi. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Hasil pemeriksaan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan diabetes melitus (DM) dan hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan di Pekanbaru. Dari hasil CKG itu, penyakit langka tidak ditemukan.

“Penyakit yang paling banyak itu diabetes melitus (DM) dan hipertensi. Yang langka tidak ada kita temukan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru Dedy Sambudi, Sabtu (15/8/2026).

Sementara itu, pemeriksaan HIV/AIDS tidak termasuk dalam layanan CKG. Pemeriksaan HIV/AIDS merupakan pemeriksaan khusus yang dilakukan melalui prosedur dan layanan tersendiri.

“Untuk program CKG tidak termasuk pemeriksaan HIV/AIDS. Itu pemeriksaan khusus dan dilakukan secara khusus,” jelas Dedy.

Meski demikian, Dinkes Pekanbaru tengah gencar melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) serta Dinas Kesehatan Provinsi Riau saat ini. Program tersebut menyasar lingkungan sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. 

Kegiatan dilaksanakan secara rutin setiap Jumat dengan lokasi yang bergantian. Dalam pelaksanaannya, Dinkes Pekanbaru juga menggandeng sejumlah rumah sakit, termasuk rumah sakit swasta, untuk memberikan dukungan terhadap program penanggulangan HIV/AIDS.
Sejumlah rumah sakit telah dilibatkan, di antaranya Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Mulia, Eka Hospital, dan Rumah Sakit Awal Bros. Keterlibatan rumah sakit menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah menanggulangi penyakit tersebut.

“Karena ini bagian daripada penanggulangan penyakit,” jelas Dedy.

Selain menyasar sekolah, upaya pencegahan HIV/AIDS juga dilakukan di lingkungan perguruan tinggi. Dedy menyebut edukasi dan kegiatan terkait penanggulangan HIV/AIDS telah dilakukan di sejumlah kampus di Pekanbaru.