Timteng Bergejolak, Pemerintah Pastikan Jadwal Haji 2026 Tetap 22 April

25 Maret 2026
Ilustrasi/net

Ilustrasi/net

RIAU1.COM - MGeenteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memastikan jadwal pemberangkatan jemaah haji Indonesia 2026 tetap berjalan sesuai rencana, meski terjadi konflik di kawasan Timur Tengah.

Irfan menegaskan, hingga saat ini belum ada perubahan jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai berangkat pada 22 April 2026.

"Sampai pukul 09.00 WIB hari ini, tidak ada perubahan dengan jadwal keberangkatan haji 2026. Mudah-mudahan keberangkatan yang direncanakan pada 22 April nanti juga tetap berjalan sesuai rencana tanpa ada perubahan apa pun," ujarnya di Surabaya, Selasa (24/3/2026) yang dimuat Beritasatu.

Irfan menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan seluruh kebutuhan dasar penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari akomodasi hotel, layanan katering, hingga transportasi. Meski terdapat laporan penghentian sejumlah penerbangan ke Arab Saudi, Irfan memastikan masih tersedia rute penerbangan alternatif yang dapat digunakan jemaah.

"Melihat kabar Arab Saudi menghentikan beberapa penerbangan, kami memastikan masih ada rute penerbangan yang bisa digunakan ke Arab Saudi. Mudah-mudahan segala sesuatunya berjalan aman, insyaallah pelaksanaan haji kita akan terjaga dengan baik," katanya.

Pemerintah Indonesia juga terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Haji Arab Saudi guna memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

"Kami terus berkomunikasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi, dan mereka menyatakan sampai hari ini tidak ada perubahan jadwal baik untuk haji maupun umrah. Kami juga memastikan bagi mereka yang akan berangkat, tiket pulang juga sudah terjamin," ujar Irfan.

Ia berharap seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan tertib sesuai rencana.*