Pacu Jalur Butuh Dana Rp6,7 Miliar, Dunia Usaha Diminta Berkontribusi

24 Juli 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Festival Pacu Jalur 2026. Sebagai bentuk penguatan sinergi dengan dunia usaha, PLT Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, kembali mengundang sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kuantan Singingi dalam rapat ekspose persiapan Festival Pacu Jalur 2026 yang berlangsung di Ruang Multimedia Kantor Bupati, Jumat (24/7/2026) pagi.

Rapat dipimpin langsung oleh PLT Bupati H. Muklisin didampingi Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi Drs. Muradi, M.Si, Asisten II Setda Drs. Napisman, dan Asisten III Setda Azhar, MM. Turut hadir sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Panitia Festival Pacu Jalur Andi Cahyadi, serta perwakilan sekitar 15 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Festival Pacu Jalur 2026 mengusung tema "Budaya Lestari, Ekonomi Berseri", yang mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam menjaga kelestarian warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.

PLT Bupati H. Muklisin menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran penyelenggaraan Festival Pacu Jalur 2026 diperkirakan mencapai Rp6,7 miliar, sementara kemampuan keuangan daerah masih terbatas. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, khususnya dunia usaha, sangat dibutuhkan agar pelaksanaan festival dapat berjalan optimal.

"Kami mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kuantan Singingi untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan Festival Pacu Jalur. Dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah, partisipasi dunia usaha menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda budaya terbesar kebanggaan masyarakat Kuansing ini," ujar Muklisin.

Ia menegaskan bahwa Festival Pacu Jalur bukan hanya milik pemerintah, melainkan aset budaya yang menjadi identitas dan kebanggaan seluruh masyarakat Kuantan Singingi. Karena itu, perusahaan yang menjalankan aktivitas usahanya di daerah ini diharapkan turut menunjukkan kepedulian melalui kontribusi nyata terhadap pelaksanaan festival.

Muklisin juga mengingatkan agar perusahaan yang telah diundang dalam forum tersebut dapat menunjukkan komitmen yang jelas dalam mendukung kegiatan daerah.

"Jangan sampai ketika sudah kami undang, tetapi tidak peduli dengan kondisi pemerintah daerah. Festival Pacu Jalur adalah agenda kebanggaan bersama. Kami berharap seluruh perusahaan memiliki komitmen nyata untuk mendukung kesuksesan kegiatan ini," tegasnya.

Melalui rapat ekspose ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung penyelenggaraan Festival Pacu Jalur 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memastikan kelancaran pelaksanaan festival, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya, peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan UMKM, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Kuantan Singingi.*