Nuansa Budaya Nusantara di Festival Perahu Beganduang Kuansing

28 Maret 2026
Festival Perahu Beganduang di Lubuk Jambi Kuansing

Festival Perahu Beganduang di Lubuk Jambi Kuansing

RIAU1.COM - Suasana Festival Perahu Beganduang 2026 yang digelar di Tepian Muko Lobua, Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (26/3/2026), berlangsung meriah dan sarat nuansa budaya Nusantara.

Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, hadir bersama Yulia Herma Suhardiman. Turut mendampingi, Wakil Bupati Muklisin beserta Nurhidayah Muklisin, serta Sekretaris Daerah Zulkarnaen bersama istri.

Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menambah semarak kegiatan, di antaranya Ketua DPRD Kuansing Juprizal dan Kapolres Kuansing Hidayat Perdana, serta sejumlah pejabat lainnya.

Seluruh jajaran tampak kompak mengenakan pakaian adat Nusantara. Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat terlihat mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bali, Jawa, Minangkabau, dan lainnya. Sementara itu, Bupati Suhardiman tampil mengenakan pakaian kebesaran adat Kuantan Singingi.

Bupati menegaskan bahwa penggunaan pakaian adat Nusantara merupakan bagian dari strategi untuk memperluas gaung Festival Perahu Beganduang agar semakin dikenal luas.

“Saya ingin festival ini lebih besar dan lebih dikenal. Salah satunya dengan menghadirkan nuansa budaya Nusantara melalui pakaian adat yang dikenakan para tamu dan undangan, sehingga tumbuh rasa memiliki terhadap budaya di Lubuk Jambi,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati memberikan apresiasi kepada masyarakat Lubuk Jambi, para tokoh adat, pemerintah kecamatan, serta seluruh kepala desa yang dinilai konsisten dalam melestarikan tradisi Festival Perahu Beganduang sebagai warisan budaya daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga tokoh adat Lubuk Jambi, Rahmat Nursi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terhadap pelestarian budaya Perahu Beganduang dan tradisi Manjopuik Limau di Kuantan Mudik.

Ia juga berharap agar pembangunan Pendopo Adat di Tepian Muko Lobua dapat terus ditingkatkan, sehingga kegiatan budaya dapat berlangsung lebih baik dan berkelanjutan.

Dukungan serupa disampaikan tokoh masyarakat Kuantan Mudik, Rustam, yang menegaskan komitmen masyarakat untuk terus sejalan dengan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam memajukan daerah serta menjaga kelestarian budaya.

“Negeri Gajah Tunggal, Kuantan Mudik, akan terus berkomitmen berjalan seiring dengan Pemkab Kuansing demi kemajuan daerah,” tegasnya.*