Asap Karhutla Buat Ribuan Masyarakat Kampar Terdampak ISPA

22 September 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan warga Kabupaten Kampar, mulai terlihat. Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dari Bulan Juni-September 2026.

Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi laporan dari sejumlah puskesmas di Kabupaten Kampar selama periode pemantauan dampak karhutla.

Memasuki periode Juni hingga September 2026, perkembangan kasus ISPA di Kabupaten Kampar menjadi salah satu aspek penting dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat dan meningkatkan pelayanan kesehatan.

Dalam data tersebut pada bulan Juni 2026, Kasus ISPA Kampar berjumlah laki-laki 1.895 dan perempuan berjumlah 1.843 orang dengan total 3.738 orang.

Selanjutnya, pada bulan Juli 2026 kasus ISPA di Kabupaten Kampar berjumlah laki-laki 1.620 dan perempuan 1.782 orang, dengan total 3.402, kasus tersebut menurun dari bulan Juni 2026.

Pada bulan Agustus 2026 kasus ISPA di Kabupaten Kampar berjumlah laki-laki 2.045 dan perempuan 2.032 orang, dengan total 4.077 orang. Pada bulan September 2026 kasus ISPA di Kabupaten Kampar berjumlah laki-laki 940 dan perempuan 956 orang, dengan total 1.896. Kasus ISPA tersebut menurun drastis.

Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, mengatakan Pemerintah Kabupaten Kampar terus memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya terkait kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang perlu menjadi perhatian bersama.

“Kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Melalui langkah pencegahan, pelayanan kesehatan yang optimal, dan kolaborasi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen menjaga masyarakat agar tetap sehat dan terlindungi.”sebut dia.

Bupati Kampar juga menghimbau, masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera mendapatkan pemeriksaan medis apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.

“Saya tegas dan komitmen dalam menjaga kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,”tutur dia.*