Saat vaksinasi
RIAU1.COM - Serbuan Vaksinasi kembali digencarkan Kodim 0314/ Inhil melalui serbuan vaksinasi TNI, baik di dalam kota, maupun di Desa dan Kelurahan yang ada di kabupaten Indragiri Hilir.
Vaksinasi TNI oleh Kodim 0314/Inhil ini yakni untuk masyarakat umum, baik yang lansia, kaum milinial, begitu juga siswa santriwati dan putra yang melaksanakan pembelajaran di Yayasan pondok pesantren Miftahul Huda.
Pondok Pesantren ini berada di Kelurahan sebrang Tembilahan Selatan. Antusias murid-murid, begitu juga masyarakat cukup tinggi, sehingga target yang direncanakan vaksinasi kepada murid, santri dan masyarakat umum 300 orang ditambah menjadi 350 orang sehinga vaksin dijemput kembali ke Polkes 01 10.11 Kodim 0314/Inhil yang berada di jalan A.Yani parit 9 Tembilahan Hulu.
Pada kesempatan serbuan Vaksinasi TNI yang di programkan komando atas ini, dikunjungi Wakil Bupati Indragiri Hilir H Syamsuddin Uti yang didampingi Camat Tembilahan Kota Lukman Hakim, Pasiops Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Tarmizi, Lurah Sebrang Tembilahan Selatan Lukman.
Ikut memantau pelaksanan vaksin, Wakil Bupati Indragiri Hilir dan menyapa santri, begitu juga masyarakat umum. Ia juga mengungkapkan terimakasih kepada Kodim O314/Inhil yang menyelenggarakan pelaksanaan Vaksinasi Serbuan TNI.
"Saya berterimakasih Kodim 0314/Inhil terus mendukung pelaksanaan Vaksinasi di Inhil. Vaksinasi ini tugas kita bersama. Masyarakat harus mendukung program vaksinasi, dan jangan takut untuk di vaksin, sebab vaksinasi yang kita gunakan sesuai dengan standar keamanan dan melewari uji klinik yang ketat, saya udah divaksin dua kali," katanya.
Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal yang diwakili perwira seksi oprasi Kapten Inf Tarmiji menyampaikan, Kodim akan terus membantu pemerintah melaksanakan vaksinasi kepada anak-anak sekolah, begitu juga masyarakat.
"Kami akan melaksanakan jemput bola (mendatangi) ke sekolah-sekolah untuk melaksanakan vaksinasi, dengan harapan, kalau murid-murid sekolah sudah banyak yang divaksin tentunya pembelajaran tatap muka akan bisa dilaksanakan sehingga proses belajar mengajar bisa dilaksanakan," ucap Kapten inf Tarmizi.*