HUT ke-26, Biznet Perkuat Infrastruktur AI dan Perluas Jaringan Internet hingga 200 Kota
Dedi Riyanto, AVP Territory Sumatera, menjelaskan jaringan kabel bawah laut milik Binzet di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Kamis (15/10/2026). Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Biznet terus memperkuat komitmennya dalam membangun infrastruktur digital untuk mendukung transformasi digital Indonesia saat memasuki usia ke-26 tahun. Tak hanya memperluas jaringan internet, perusahaan ini juga mengembangkan inovasi teknologi melalui pengoperasian pusat data siap kecerdasan buatan (AI-Ready Data Center) serta pembangunan jaringan kabel serat optik bawah laut untuk meningkatkan kualitas konektivitas antarpulau.
Langkah strategis tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur digital yang semakin andal. Hal ini seiring pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Berdasarkan data PwC Global Workforce Hopes and Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk menunjang pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi internet di Indonesia mencapai 81,72 persen pada tahun ini.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap konektivitas tidak lagi terbatas pada akses internet. Tetapi, kebutuhan tersebut juga mencakup kapasitas komputasi dan pengolahan data yang lebih besar.
“Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, kami terus berupaya menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, tetapi juga kapasitas besar untuk mengakselerasi kegiatan komputasi dan pengolahan data guna mendukung implementasi AI yang sedang berkembang,” kata President Director Biznet Adi Kusma, Kamis (15/10/2026).
Salah satu langkah strategis Biznet diwujudkan melalui kehadiran Biznet AI Center di Bali, yang menjadi pusat data siap AI pertama milik perusahaan tersebut. AI Center dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas besar dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang lebih tinggi dan sistem pendingin server menggunakan teknologi pendingin cair (liquid cooling).
Fasilitas ini memiliki kapasitas daya hingga 145 kilowatt (kW) per rak, dilengkapi teknologi pendingin cair canggih serta konektivitas yang andal. Selain berfungsi sebagai pusat data, kawasan tersebut juga mencakup laboratorium pengembangan AI.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mendukung adopsi dan pengembangan ekosistem AI di Indonesia. Fasilitas ini sekaligus membantu pelanggan meningkatkan produktivitas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Selain memperkuat infrastruktur pusat data, Biznet juga terus meningkatkan konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Guna melanjutkan upaya pemerataan akses internet berkualitas, Biznet tengah mempersiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2).
Jaringan tersebut direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Pulau Kalimantan, Sumenep di Pulau Madura, serta Buleleng di Pulau Bali.
Pembangunan BNCS-2 diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan internet di wilayah yang dilalui jaringan tersebut.
“Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Infrastruktur seperti Biznet Nusantara Cable System diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital,” ujar Adi.
Sejalan dengan pengembangan infrastruktur tersebut, Biznet juga terus memperluas jangkauan jaringan untuk menghadirkan kapasitas bandwidth yang lebih besar dengan harga yang semakin terjangkau.
Saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jaringan tersebut didukung lebih dari tiga juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.
Komitmen Biznet dalam mengurangi kesenjangan digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Tahun ini, Biznet menyediakan layanan internet gratis bagi lebih dari 300 kepala keluarga (KK) yang tinggal di sekitar area Biznet MarinePOP, yakni lokasi pendaratan kabel bawah laut milik perusahaan.
Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya memperluas manfaat konektivitas agar tidak hanya dirasakan pelanggan, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitar infrastruktur jaringan perusahaan.
“Bagi kami, konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital. Melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet,” jelas Adi.
Di sisi layanan pelanggan, Biznet terus mengembangkan MyBiznet App untuk memudahkan pelanggan mengelola layanan, mengakses informasi, menikmati berbagai promosi, hingga memperoleh dukungan layanan pelanggan secara lebih cepat.
Seiring perkembangan teknologi digital dan AI, aplikasi tersebut juga terus dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi AI.
Agar, pelanggan dapat memperoleh informasi dan solusi layanan secara lebih cepat, responsif, dan personal.
Biznet turut memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui program Biznet Prize Vaganza.
"Program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet untuk mendapatkan beragam hadiah menarik, mulai dari suvenir eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram," ungkap Adi.
Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober tahun ini, Biznet juga meningkatkan kapasitas bandwidth Biznet Home sebesar 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan pengalaman konektivitas yang lebih optimal sekaligus meningkatkan manfaat layanan bagi pelanggan.
Perjalanan 26 tahun Biznet bukan hanya tentang memperluas jangkauan layanan. Tetapi, perjalanan Biznet ini juga tentang menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui investasi berkelanjutan di bidang infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan.
“Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat. Tetapi, ini juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutup Adi.