CIMB Niaga Umumkan Tujuh Jurnalis Penerima Beasiswa dan Empat Karya Terbaik SJF

30 September 2026
Graha CIMB Niaga. Foto: Istimewa.

Graha CIMB Niaga. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri pers Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah program yang ditujukan bagi jurnalis, di antaranya Kompetisi Tunjangan Beasiswa untuk Jurnalis "Aku dan CIMB Niaga" serta CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship (SJF).

Setelah melalui rangkaian seleksi, CIMB Niaga mengumumkan tujuh jurnalis penerima beasiswa dan empat karya jurnalistik terbaik dalam program SJF. Pengumuman tersebut disampaikan di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/9/2026), mengatakan, kedua program tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kapasitas insan pers di Indonesia. CIMB Niaga sangat mengapresiasi antusiasme dan dedikasi yang ditunjukkan sepanjang rangkaian program beasiswa dan Sustainability Journalism Fellowship.

"Kami berharap kedua program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi para jurnalis sekaligus mendukung terciptanya industri media yang sehat dan berkualitas," ujarnya.

Kompetisi Tunjangan Beasiswa untuk Jurnalis "Aku dan CIMB Niaga" merupakan program yang memberikan tunjangan pendidikan senilai Rp70 juta kepada setiap penerima untuk melanjutkan pendidikan magister atau S2. Program tersebut mendapat respons positif sejak dibuka pada September tahun lalu. Ratusan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kompetisi tersebut.

Setelah melalui seleksi administrasi, sebanyak 32 peserta mengikuti psychometric assessment yang diselenggarakan bersama mitra independen. Sebanyak 15 peserta melaju ke tahap wawancara untuk menilai motivasi, kesiapan melanjutkan studi, serta potensi kontribusi terhadap profesi jurnalistik.

Dari tahapan tersebut, 10 finalis mengikuti penilaian karya jurnalistik oleh dewan juri. Penilaian mencakup orisinalitas, relevansi tema, kualitas penulisan atau produksi, kedalaman analisis, dampak, serta kreativitas. Hasilnya, tujuh jurnalis terpilih sebagai penerima beasiswa, yaitu Abdullah Fikri Ashri (Harian Kompas), Romualdus San Udika (Stabilitas), Mazka Hauzan Naufal (Tribun Jateng), Anton Chrisbiyanto (Kabarindo.com), Chyntia Sami Bhayangkara (Suara.com), Budi (Koran Jakarta), Aditya Putra Perdana (Harian Kompas).

Selain program beasiswa, CIMB Niaga juga mengumumkan empat karya terbaik dalam Sustainability Journalism Fellowship (SJF). Program yang digelar sejak Maret tersebut merupakan kolaborasi CIMB Niaga dengan Indonesian Institute of Journalism (IIJ) dan didukung Global Reporting Initiative (GRI).

SJF dirancang untuk memperkuat peran jurnalis dalam mendorong aksi keberlanjutan melalui berbagai gagasan yang memberikan dampak sosial dan lingkungan. Tahun ini, sebanyak 233 proposal ide keberlanjutan dari jurnalis di berbagai daerah masuk dalam program tersebut. 

Setelah melalui proses seleksi, 20 jurnalis terpilih sebagai penerima fellowship. Masing-masing peserta memperoleh dukungan pendanaan Rp10 juta untuk merealisasikan proyek keberlanjutan yang diusulkan.

Selama tiga bulan, para peserta mengikuti sustainability masterclass, mendapatkan pendampingan dari para ahli, serta menjalankan berbagai inisiatif sosial dan lingkungan di wilayah masing-masing. Dari rangkaian tersebut, para peserta menghasilkan karya jurnalistik yang merekam proses, pembelajaran, dan dampak dari proyek yang dijalankan.

Empat karya terbaik SJF yang terpilih adalah Rahmat Utomo (Kompas.com), "Kisah Perempuan Pemulung di TPA Terjun, Penjaga Lingkungan yang Tak Terlindungi". Rheza Maulana (National Geographic Indonesia), "Tenggelamnya Desa Mayangan: Ketika Dampak Perubahan Iklim Terjadi Tepat di Depan Mata". Nina Susilo (Harian Kompas), "Sabun Cuci Ekoenzim, Cara Cari Cuan dari Sampah Organik". Ahmad Hadi Ramdhani (Mongabay Indonesia), "Harapan Pulihkan Mangrove di Tengah Tambak Pesisir Sugian".

Para penulis karya terbaik tersebut berkesempatan mengikuti field trip ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan itu menjadi bagian dari kesempatan untuk melakukan peliputan sekaligus mempelajari berbagai program keberlanjutan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.

Direktur Eksekutif Indonesian Institute of Journalism (IIJ) Umar Idris mengatakan, SJF dirancang untuk memperkuat peran strategis jurnalis dan media dalam mengawal transisi menuju keberlanjutan serta mendorong aksi konkret di tengah masyarakat. Kedua program tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-71 CIMB Niaga yang diperingati pada 26 September.

Melalui program tersebut, CIMB Niaga berharap kolaborasi dengan insan media dapat terus diperkuat. Hal ini sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang berkualitas dan memberikan kontribusi bagi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.