Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Harian Siswa dan Kelompok B3 Disajikan Ini Dari SPPG Bengkalis Kota III

15 Juni 2026
Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Harian Siswa dan Kelompok B3 Disajikan Ini Dari SPPG Bengkalis Kota III

Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Harian Siswa dan Kelompok B3 Disajikan Ini Dari SPPG Bengkalis Kota III

RIAU1.COM -Komitmen menghadirkan asupan bergizi bagi generasi muda dan kelompok prioritas penerima manfaat terus dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bengkalis >Bengkalis Kota 3 melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa sekolah.

Selain para siswa juga kelompok B3 yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui serta balita yang kembali menerima menu makanan bergizi seimbang yang disiapkan secara khusus untuk mendukung kesehatan, pemenuhan kebutuhan nutrisi harian, Senin 15 Juni 2026.

Menu yang disajikan kali ini terdiri dari nasi putih, ayam pop, tempe mendoan, tumis wortel, dan buah semangka. Khusus bagi siswa sekolah, disajikan ayam tanpa sambal agar lebih sesuai dengan selera dan kebutuhan konsumsi terhadap anak anak.

Perpaduan menu tersebut tidak hanya menghadirkan cita rasa lezat, tetapi juga mengandung unsur gizi lengkap mulai dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, hingga vitamin, mineral, serta serat yang dibutuhkan tubuh.

Kehadiran sayuran dan buah segar menjadi pelengkap penting dalam menjaga keseimbangan nutrisi para penerima manfaat.

Kepala SPPG bengkalis >Bengkalis Kota 3, Mardi, mengatakan setiap menu yang disalurkan telah melalui proses perencanaan dan penghitungan kebutuhan gizi sesuai standar Program MBG.

"Kami memastikan setiap makanan yang disajikan tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga memiliki cita rasa yang baik sehingga disukai penerima manfaat. Variasi menu terus kami lakukan agar kebutuhan nutrisi terpenuhi tanpa mengurangi minat makan para penerima," ungkap Mardi.

Menurut Mardi, keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari banyaknya porsi yang tersalurkan, tetapi juga dari kualitas gizi yang diterima setiap penerima manfaat.

Oleh karena itu, pihaknya selalu mengutamakan penggunaan bahan baku segar serta menerapkan proses pengolahan yang higienis dan sesuai standar keamanan pangan.

"Kualitas makanan menjadi perhatian utama kami. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak hingga pendistribusian dilakukan dengan pengawasan agar makanan yang diterima benar-benar sehat, aman, dan bergizi,"ungkapnya lagi.

Ia menambahkan, Program MBG merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang menjadi kelompok prioritas dalam pencegahan stunting.

"Dengan asupan gizi yang baik dan berkelanjutan, kami berharap program ini mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, menjaga kesehatan ibu, serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang,"pungkas Mardi.

Menurutnya, program MBG sendiri terus menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi bagi kelompok sasaran, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.